Kasus dan Tersangka Perkara Narkoba Meningkat

PURWOREJO, Radar Bromo – Jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres Pasuruan Kota meningkat. Sepanjang 2019, Polres berhasil mengungkap 75 kasus di wilayah hukumnya. Mayoritas kasus ini menyasar pada usia remaja.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Donny Alexander mengungkapkan, kasus narkoba yang diungkap oleh Polres meningkat dibanding 2018. Dimana pada tahun lalu pihaknya hanya bisa mengungkap sebanyak 70 kasus.

Ia merinci, puluhan kasus yang terungkap pada 2019 terdiri atas tindak pidana narkotika sebanyak 61 kasus dan tersangka 80 orang serta barang bukti seberat 101,2 gram. Lalu psikotropika dengan satu tersangka dan BB sebanyak 4 butir.

Serta obat keras dan berbahaya sebanyak 13 kasus dengan 17 tersangka serta BB sebanyak 3.558 butir. Tersangka sendiri beragam mulai usai 20-an sampai usia 50. Dan rata-rata karena tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan.

“Total ada 75 kasus narkoba dengan total tersangka sebanyak 98 orang. Paling banyak memang jenis tindak pidana narkotika. Temuan ini meningkat dibanding 2018,” ungkapnya.

Donny menjelaskan, dari catatan Polres, paling banyak temuan kasus narkoba ini terjadi pada bulan Januari sebanyak 17 kasus. Lalu diikuti oleh bulan Februari dengan 10 kasus. Sementara waktu transaksi berkisar mulai pukul 18.00 sampai pukul 24.00.

Selain itu, mayoritas pelaku menggunakan toko atau pasar sebagai tempat paling sering digunakan untuk transaksi. Kemudian, diikuti oleh permukiman penduduk, gudang, dan terakhir adalah kampus atau sekolah.

Pihaknya mengakui jika peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota semakin mengkhawatirkan. Sebab, narkoba ini sudah menyasar pada usia remaja dan usia sekolah. Seperti usia antara 15 sampai 20 tahun.

“Kami sendiri rutin melakukan upaya preventif. Dengan melakukan sosialisasi pada masyarakat di fasilitas publik dan sekolah tentang narkoba, jenis dan bahayanya,” pungkas Donny. (riz/fun)