alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Wednesday, 28 October 2020

Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku Komplotan Pencuri yang Lempar Bondet di Lumbang

PASURUAN – Komplotan pelaku pencurian yang sempat menghebohkan warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dipastikan masih berkeliaran. Sebab, hingga saat ini para pelaku yang sempat melempar bondet ke salah seorang warga itu belum juga tertangkap. Penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian belum juga membuahkan hasil.

Kapolsek Lumbang, AKP Suparmin menegaskan penyelidikan terkait kasus itu masih berlangsung. Bahkan, ia menyebut pihaknya telah menyisir ke sejumlah tempat yang ditengarai merupakan asal usul para pelaku.

“Kami juga sudah menelusuri ke beberapa wilayah diluar Lumbang. Seperti Grati dan Nguling, karena berdasarkan keterangan saksi para pelaku kabur ke arah utara setelah melempari warga dengan bondet,” ujarnya.

Hanya saja, Suparmin memang mengakui pihaknya kehilangan jejak pelaku. Sebab, tak banyak keterangan yang berhasil dikorek polisi dari warga. Sejauh ini, polisi baru meminta keterangan dari dua orang saksi. Mereka adalah Didik, pemilik rumah, dan Munasip, saksi yang menjadi korban lemparan bondet para pelaku.

Sayangnya, tak banyak informasi terkait dengan ciri-ciri para pelaku. Pasalnya, para pelaku mengenakan penutup wajah. Setelah aksi mereka terpergok warga, mereka pun lari tunggang langgang dengan menggunakan tiga unit motor.

“Saksi lain tetap dibutuhkan. Karena kami juga perlu mengumpulkan informasi penting yang mungkin mereka punyai,” kata Suparmin.

Meski begitu, polisi tak akan berhenti melakukan penyelidikan. Menurut dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan jajaran Polsek diluar Lumbang. Upaya itu dilakukan untuk menggali informasi terkait dengan kasus-kasus pelaku kejahatan yang membawa bahan peledak jenis bondet atau bom ikan. Dengan begitu, pihaknya bisa mendapat petunjuk terkait dengan jaringan pelaku lainnya.

“Bukan tidak mungkin pula, akan mengerucut terhadap keempat pelaku yang diduga melakukan percobaan pencurian dengan pemberatan di Panditan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian yang terjadi di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Jumat (30/11) dini hari, berhasil digagalkan warga. Sayang, upaya menggagalkan pencurian itu harus dibayar dengan adanya korban yang terkena bondet. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pasutri asal Trajeng Terserempet Truk saat Menyalip, Sang Istri Tewas

Diduga penyebab laka karena pengendara motor tidak memiliki ruang gerak yang cukup saat hendak menyalip dump truck.

Mulai Bersihkan Sungai Kawasan Hutan untuk Antisipasi Bencana

Mitigasi bencana banjir dan longsor menjelang musim hujan gencar dilakukan sejumlah pihak. Termasuk Cluster Tretes Perhutani.

Petakan Pohon Rimbun – Lapuk di Jalan Kab Probolinggo

Hujan mulai turun di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo. Dinas PUPR bergegas melakukan pemetaan ruas jalan kabupaten yang memiliki pohon rimbun dan lapuk.

Tegaskan Proyek PRIM Harus Selesai Awal November

Bahkan, dipastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan.

2 Hari, 2 Motor Dicuri saat Parkir di Masjid Baitul Anwar Gading

Selama dua hari, dua motor hilang di parkir masjid tersebut.