alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Motor Ditemukan di Jurang, Kedua Pelaku Berhasil Kabur

LECES, Radar Bromo – Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, berhasil digagalkan petugas. Meski pelaku tidak tertangkap, namun motor korban sebuah Honda Scoopy berhasil diamankan petugas.

Kapolsek Leces AKP A. Gandi melalui Kanit Reskrim Bripka Eko Aprianto membenarkan kasus curanmor yang berhasil digagalkan itu. Aksi itu terjadi sekitar pukul 09.00, Sabtu (7/11). Korbannya yaitu Mutakin, 46, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

”Korban adalah pemilik sebuah warung bakso di Leces. Saat itu  dia baru hendak membuka warungnya,” ujarnya.

Sebelum curanmor terjadi menurut Kanit Reskrim, korban memarkir motornya di depan warung bakso miliknya di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces. Dia lantas mencabut kunci kontak motornya.

Korban lantas masuk ke warungnya untuk meletakkan beberapa barang. Saat di dalam warung itulah, tiba-tiba korban mendengar suara sepeda motornya hidup.

Merasa curiga, korban pun bergegas keluar dari warungnya. Namun, motornya sudah tidak ada di tempat. Korban melihat motornya dibawa kabur oleh seorang pelaku tidak dikenal.

”Pelaku yang membawa kabur motor korban itu awalnya berada di seberang jalan bersama dengan pelaku lain. Mereka mengendarai motor Honda Vario warna putih. Setelah itu pelaku menyeberang dan membawa kabur motor korban,” terangnya.

Begitu motornya dicuri, korban langsung mengejar pelaku. Dia minta bantuan seorang pengendara motor yang melintas ke selatan untuk mengejar pelaku. Sayang, korban kehilangan jejak saat sampai di depan Bank Jatim Leces. Karena kehilangan jejak, korban laporan ke Polsek Leces.

Di sisi lain menurut Kanit Reskrim, seorang anggota Satlantas yaitu Bripka Ucok sedang melintas di TKP saat aksi curanmor itu terjadi. “Mengetahui ada aksi curanmor, Bripka Ucok menyampaikan informasi itu ke saya dan rekannya di Pos Polisi Banjarsawah,” terangnya.

Di Pos Polisi Banjarsawah itu, ada Aipda Choirul dan rekannya yang sedang bertugas. Mereka pun langsung memantau setiap motor yang melintas.

Upaya mereka berhasil. Adipda Choirul dan rekannya melihat motor yang diduga hasil curian melintas di depan pos polisi. Satu pelaku mengendarai motor Scoopy milik korban dan satu pelaku lagi naik motor Honda Vario putih tanpa nopol.

Namun, rupanya pelaku sadar sedang diintai petugas. Seorang pelaku pun berupaya mengelabui petugas dengan menginformasikan ada kecelakaan.

”Pelaku yang mengendarai Vario putih sempat berupaya mengelabuhi Aipda Choirul dengan menyampaikan bahwa di belakang ada kecelakaan. Namun, Aipda Choirul yang curiga dengan tindakan pengendara Vario putih tetap mengejar pelaku,” ungkapnya.

Saat dikejar, pelaku dengan motor curian milik korban masuk ke arah barat menuju perkampungan. Sedangkan pengendara Honda Vario putih melaju ke arah selatan. Saat itu, anggota Satlantas kehilangan jejak.

Namun, pengejaran tidak dihentikan. Kanit Reskrim bersama anggota Polsek Leces dan timsus lantas bergerak ke arah perkampungan. Tempat di mana pelaku yang membawa motor korban berbelok.

”Saya bersama anggota Polsek dan timsus mengejar ke perkampungan. Saat itulah kami menemukan sepeda motor curian itu di tinggal di dalam curah. Tetapi, dua pelaku berhasil melarikan diri,” paparnya. (mas/hn)

LECES, Radar Bromo – Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, berhasil digagalkan petugas. Meski pelaku tidak tertangkap, namun motor korban sebuah Honda Scoopy berhasil diamankan petugas.

Kapolsek Leces AKP A. Gandi melalui Kanit Reskrim Bripka Eko Aprianto membenarkan kasus curanmor yang berhasil digagalkan itu. Aksi itu terjadi sekitar pukul 09.00, Sabtu (7/11). Korbannya yaitu Mutakin, 46, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

”Korban adalah pemilik sebuah warung bakso di Leces. Saat itu  dia baru hendak membuka warungnya,” ujarnya.

Sebelum curanmor terjadi menurut Kanit Reskrim, korban memarkir motornya di depan warung bakso miliknya di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces. Dia lantas mencabut kunci kontak motornya.

Korban lantas masuk ke warungnya untuk meletakkan beberapa barang. Saat di dalam warung itulah, tiba-tiba korban mendengar suara sepeda motornya hidup.

Merasa curiga, korban pun bergegas keluar dari warungnya. Namun, motornya sudah tidak ada di tempat. Korban melihat motornya dibawa kabur oleh seorang pelaku tidak dikenal.

”Pelaku yang membawa kabur motor korban itu awalnya berada di seberang jalan bersama dengan pelaku lain. Mereka mengendarai motor Honda Vario warna putih. Setelah itu pelaku menyeberang dan membawa kabur motor korban,” terangnya.

Begitu motornya dicuri, korban langsung mengejar pelaku. Dia minta bantuan seorang pengendara motor yang melintas ke selatan untuk mengejar pelaku. Sayang, korban kehilangan jejak saat sampai di depan Bank Jatim Leces. Karena kehilangan jejak, korban laporan ke Polsek Leces.

Di sisi lain menurut Kanit Reskrim, seorang anggota Satlantas yaitu Bripka Ucok sedang melintas di TKP saat aksi curanmor itu terjadi. “Mengetahui ada aksi curanmor, Bripka Ucok menyampaikan informasi itu ke saya dan rekannya di Pos Polisi Banjarsawah,” terangnya.

Di Pos Polisi Banjarsawah itu, ada Aipda Choirul dan rekannya yang sedang bertugas. Mereka pun langsung memantau setiap motor yang melintas.

Upaya mereka berhasil. Adipda Choirul dan rekannya melihat motor yang diduga hasil curian melintas di depan pos polisi. Satu pelaku mengendarai motor Scoopy milik korban dan satu pelaku lagi naik motor Honda Vario putih tanpa nopol.

Namun, rupanya pelaku sadar sedang diintai petugas. Seorang pelaku pun berupaya mengelabui petugas dengan menginformasikan ada kecelakaan.

”Pelaku yang mengendarai Vario putih sempat berupaya mengelabuhi Aipda Choirul dengan menyampaikan bahwa di belakang ada kecelakaan. Namun, Aipda Choirul yang curiga dengan tindakan pengendara Vario putih tetap mengejar pelaku,” ungkapnya.

Saat dikejar, pelaku dengan motor curian milik korban masuk ke arah barat menuju perkampungan. Sedangkan pengendara Honda Vario putih melaju ke arah selatan. Saat itu, anggota Satlantas kehilangan jejak.

Namun, pengejaran tidak dihentikan. Kanit Reskrim bersama anggota Polsek Leces dan timsus lantas bergerak ke arah perkampungan. Tempat di mana pelaku yang membawa motor korban berbelok.

”Saya bersama anggota Polsek dan timsus mengejar ke perkampungan. Saat itulah kami menemukan sepeda motor curian itu di tinggal di dalam curah. Tetapi, dua pelaku berhasil melarikan diri,” paparnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/