alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Bocah di Kademangan Dilaporkan Dicabuli Tetangga

KADEMANGAN, Radar Bromo – Warga Kademangan dibuat heboh. Ini setelah ada pengakuan seorang bocah berusia 15 tahun, dicabuli tetangganya sendiri. Kasus ini pun sekarang tengah diproses hukum dan kini pelakunya sudah diamankan di Mapolresta Probolinggo.

Bocah yang dicabuli tersebut ialah DV. Adapun yang dilaporkan mencabuli DV ialah MK, 46. Nama terakhir yang disebut, dilaporkan sudah beberapa kali mencabuli DV, sejak tahun 2019 silam.

Menurut SB, 51, ayah DV, perbuatan bejat itu terbongkar setelah isu perselingkuhan yang dibuat oleh MK. MK membuat isu jika kakak ipar DV, suka dengannya.

“Entah cemburu atau bagaimana, jadi MK membuat isu jika suami anak kedua saya, telah menjalin asmara anak terakhir saya (DV). Istrinya (anak keduanya) yang mendengar kabar itu, melakukan klarifikasi. Karena tidak mengaku akhirnya dibawa ke tokoh agama pada Jumat (2/10) siang,” kata pria tiga anak itu, Selasa (6/10) pagi saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo.

Saat menemui tokoh agama tersebut, kata SB, putri ketiganya itu langsung pingsan. Baru setelah magrib, dia mendapatkan kabar dari menantunya itu jika DV sudah mengaku dan menceritakan semuanya. Dari pengakuan DV, ia tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan kakak iparnya, apalagi sampai melakukan hubungan intim.

Namun yang membuat pihak keluarga kaget, rupanya DV beberapa kali melakukan hubungan intim dengan MK, yang merupakan tetangganya sendiri.

Di rumah ketua RT, DV mengaku lelaki yang pernah mencabulinya adalah MK.

Alhasil, malam itu juga, ketua RT setempat memanggil ketua RW dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa. “Anak saya ngaku berhubungan dengan MK sejak 2019. Korban melayani, karena diancam akan dibunuh oleh MK kalau menolak,” tandasnya.

Malam itu juga MK kemudian dijemput di rumah seseorang, yang juga masih tetangga. MK yang bekerja sebagai tukang bangunan tersebut, saat itu sedang memasang ubin di rumah tetangganya. Setelah MK mengakui perbuatannya, ia kemudian diamankan di Mapolresta oleh petugas.

“Yang menyebar informasi menantu saya menjalin asmara dengan korban, ya MK itu. Enggak tahu, mungkin dia cemburu ke menantu saya. Padahal menantu bersama keluarganya tinggal di Kecamatan Wonoasih. Hanya saja setiap pagi dari Senin hingga Sabtu, menantunya ke rumah mengantar anaknya yang sekolah TK di dekat rumah saya,” bebernya.

Atas kasus ini, SB berharap, aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut. “Tetap lanjut, diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” terang SB. Meskipun, kata SB, istri MK sejatinya masih sepupunya.

Sementara itu, hingga sore hari, Radar Bromo mencoba mengetahui perkembangan kasus ini ke Kanit PPA Polres Probolinggo Kota, Ipda Kumoro. Namun yang bersangkutan belum bisa dihubungi. (rpd/fun)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Warga Kademangan dibuat heboh. Ini setelah ada pengakuan seorang bocah berusia 15 tahun, dicabuli tetangganya sendiri. Kasus ini pun sekarang tengah diproses hukum dan kini pelakunya sudah diamankan di Mapolresta Probolinggo.

Bocah yang dicabuli tersebut ialah DV. Adapun yang dilaporkan mencabuli DV ialah MK, 46. Nama terakhir yang disebut, dilaporkan sudah beberapa kali mencabuli DV, sejak tahun 2019 silam.

Menurut SB, 51, ayah DV, perbuatan bejat itu terbongkar setelah isu perselingkuhan yang dibuat oleh MK. MK membuat isu jika kakak ipar DV, suka dengannya.

“Entah cemburu atau bagaimana, jadi MK membuat isu jika suami anak kedua saya, telah menjalin asmara anak terakhir saya (DV). Istrinya (anak keduanya) yang mendengar kabar itu, melakukan klarifikasi. Karena tidak mengaku akhirnya dibawa ke tokoh agama pada Jumat (2/10) siang,” kata pria tiga anak itu, Selasa (6/10) pagi saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo.

Saat menemui tokoh agama tersebut, kata SB, putri ketiganya itu langsung pingsan. Baru setelah magrib, dia mendapatkan kabar dari menantunya itu jika DV sudah mengaku dan menceritakan semuanya. Dari pengakuan DV, ia tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan kakak iparnya, apalagi sampai melakukan hubungan intim.

Namun yang membuat pihak keluarga kaget, rupanya DV beberapa kali melakukan hubungan intim dengan MK, yang merupakan tetangganya sendiri.

Di rumah ketua RT, DV mengaku lelaki yang pernah mencabulinya adalah MK.

Alhasil, malam itu juga, ketua RT setempat memanggil ketua RW dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa. “Anak saya ngaku berhubungan dengan MK sejak 2019. Korban melayani, karena diancam akan dibunuh oleh MK kalau menolak,” tandasnya.

Malam itu juga MK kemudian dijemput di rumah seseorang, yang juga masih tetangga. MK yang bekerja sebagai tukang bangunan tersebut, saat itu sedang memasang ubin di rumah tetangganya. Setelah MK mengakui perbuatannya, ia kemudian diamankan di Mapolresta oleh petugas.

“Yang menyebar informasi menantu saya menjalin asmara dengan korban, ya MK itu. Enggak tahu, mungkin dia cemburu ke menantu saya. Padahal menantu bersama keluarganya tinggal di Kecamatan Wonoasih. Hanya saja setiap pagi dari Senin hingga Sabtu, menantunya ke rumah mengantar anaknya yang sekolah TK di dekat rumah saya,” bebernya.

Atas kasus ini, SB berharap, aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut. “Tetap lanjut, diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” terang SB. Meskipun, kata SB, istri MK sejatinya masih sepupunya.

Sementara itu, hingga sore hari, Radar Bromo mencoba mengetahui perkembangan kasus ini ke Kanit PPA Polres Probolinggo Kota, Ipda Kumoro. Namun yang bersangkutan belum bisa dihubungi. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/