alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Pria asal Pasrepan Dulu Ditangkap karena Mencuri, Kini Edarkan Sabu-Sabu

BANGIL, Radar Bromo – Waryono kembali ke balik jeruji besi. Baru bebas dari penjara pada 2021 lalu, lelaki 39 tahun asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, itu terjerat kasus kriminalitas lagi. Dulu mencuri, kini menjual sabu-sabu. Hukumannya lebih berat.

Polisi membekuk Wiryono di sebuah rumah di Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan pada Jumat (1/7). Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka merupakan bekas narapidana kasus pencurian. Dia pernah masuk penjara karena mencuri di Malang pada 2018. Hukumannya 2 tahun 6 bulan.

Waryono yang keluar dari bui pada 2021 itu ternyata belum bertobat. Dia malah memperjualbelikan narkoba. Akhirnya, Polres Pasuruan menangkapnya dengan barang bukti 2,31 gram sabu-sabu. Petugas juga mengamankan timbangan elektrik dan satu bendel plastik klip kecil kosong serta dompet.

Kepada polisi, Waryono mengaku terpaksa menjadi kriminal lagi. Dia mengedarkan sabu-sabu. ”Tidak ada pekerjaan lain, Pak,” ujarnya. Akibat perbuatannya kali ini, Waryono terancam hukuman lebih berat. Dia dijerat UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Waryono kembali ke balik jeruji besi. Baru bebas dari penjara pada 2021 lalu, lelaki 39 tahun asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, itu terjerat kasus kriminalitas lagi. Dulu mencuri, kini menjual sabu-sabu. Hukumannya lebih berat.

Polisi membekuk Wiryono di sebuah rumah di Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan pada Jumat (1/7). Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka merupakan bekas narapidana kasus pencurian. Dia pernah masuk penjara karena mencuri di Malang pada 2018. Hukumannya 2 tahun 6 bulan.

Waryono yang keluar dari bui pada 2021 itu ternyata belum bertobat. Dia malah memperjualbelikan narkoba. Akhirnya, Polres Pasuruan menangkapnya dengan barang bukti 2,31 gram sabu-sabu. Petugas juga mengamankan timbangan elektrik dan satu bendel plastik klip kecil kosong serta dompet.

Kepada polisi, Waryono mengaku terpaksa menjadi kriminal lagi. Dia mengedarkan sabu-sabu. ”Tidak ada pekerjaan lain, Pak,” ujarnya. Akibat perbuatannya kali ini, Waryono terancam hukuman lebih berat. Dia dijerat UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/