alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Lupa Tak Digembok, Motor Digasak Maling di Jalan Mastrip

“Karena ada suara motor kencang ke selatan, saya langsung lihat. Yang terlihat motor Vario. Saya lihat motor anak-anak dari depan toko masih ada. Jadi, aman. Untuk memastikannya, saya masuk dan lihat dari belakang. Rupaya motor Pak Tuli tidak ada,” jelasnya.

Korban mengaku lupa memasang gembok di motornya. Biasanya, semua motor karyawan digembok sebagai kunci ganda.

“Kemarin saya lupa tidak pasang gembok. Tapi, sudah kunci stang. Motor saya ada di tengah-tengah. Sementara, motor lainnya tidak diambil karena terpasang kunci gembok atau kunci ganda,” jelasnya.

Atas kejadian ini, pria yang sudah bekerja 1,5 tahun di toko ini mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polsek Wonoasih. Tetapi, karena tidak membawa BPKB, korban diminta melengkapinya. “Sekarang BPKB sudah dibawa, tapi KTP-nya yang lupa. Kemungkinan besok pagi saya ke polsek lagi untuk melapor,” jelasnya.

Aksi kawanan maling ini terekam CCTV. Dari rekama kamera itu, terlihat ada empat pelaku yang menggunakan dua motor. Mereka tidak menggunakan helm. Dua di antaranya tampak masih anak-anak. Para pelaku menggunakan Honda Vario dan Honda Beat.

Kapolsek Wonoasih AKP Sumardjo mengatakan, korban belum melapor. Namun, aduannya sudah masuk. Tetapi, korban masih diminta melengkapi berkasnya. “Hingga kini korban belum datang lagi,” ujarnya, Senin (6/6) sore. (rpd/rud)

“Karena ada suara motor kencang ke selatan, saya langsung lihat. Yang terlihat motor Vario. Saya lihat motor anak-anak dari depan toko masih ada. Jadi, aman. Untuk memastikannya, saya masuk dan lihat dari belakang. Rupaya motor Pak Tuli tidak ada,” jelasnya.

Korban mengaku lupa memasang gembok di motornya. Biasanya, semua motor karyawan digembok sebagai kunci ganda.

“Kemarin saya lupa tidak pasang gembok. Tapi, sudah kunci stang. Motor saya ada di tengah-tengah. Sementara, motor lainnya tidak diambil karena terpasang kunci gembok atau kunci ganda,” jelasnya.

Atas kejadian ini, pria yang sudah bekerja 1,5 tahun di toko ini mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polsek Wonoasih. Tetapi, karena tidak membawa BPKB, korban diminta melengkapinya. “Sekarang BPKB sudah dibawa, tapi KTP-nya yang lupa. Kemungkinan besok pagi saya ke polsek lagi untuk melapor,” jelasnya.

Aksi kawanan maling ini terekam CCTV. Dari rekama kamera itu, terlihat ada empat pelaku yang menggunakan dua motor. Mereka tidak menggunakan helm. Dua di antaranya tampak masih anak-anak. Para pelaku menggunakan Honda Vario dan Honda Beat.

Kapolsek Wonoasih AKP Sumardjo mengatakan, korban belum melapor. Namun, aduannya sudah masuk. Tetapi, korban masih diminta melengkapi berkasnya. “Hingga kini korban belum datang lagi,” ujarnya, Senin (6/6) sore. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/