alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Lupa Tak Digembok, Motor Digasak Maling di Jalan Mastrip

KEDOPOK, Radar Bromo – Kunci stang saja tak cukup aman dari aksi pencurian. Seperti dialami Tuliyanto, 38, warga Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Minggu (5/6) sore, sepeda motornya digondol maling ketika diparkir di samping toko tempatnya bekerja.

Selama ini, korban bekerja sebagai sopir di sebuah toko di Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Ketika diparkir, biasanya korban menggembok motornya. Namun, kala itu lupa. Hanya dikunci setir.

Saat kejadian, hujan sangat lebat. Suara hujan membuyarkan suara lainnya. Pelaku yang beraksi, mencuri motor korban tak terdengar sama sekali. Meski lokasinya tepat berada di samping toko tempat korban bekerja.

“Saat itu hujan sangat deras. Selain suaranya tak terdengar karena hujan, keempat karyawan toko sedang sibuk memindahkan springbed agar tidak terkena rintikan hujan,” ujar rekan korban, Aldi, Senin (6/6).

Sedangkan korban, saat itu tengah mengantarkan barang kepada pembeli. Setiap hari, di lokasi ada 4-5 motor yang terparkir di samping toko. Biasanya ada karyawan di bagian belakang yang mengawasinya.

“Karena waktu itu hujan, semua karyawan sibuk memindah perabotan agar tidak terkena hujan,” ujar Aldi.

Tak lama kemudian, Aldi mengaku mendengar suara motor keluar dari Gang Langsep atau samping toko. Ada sejumlah motor yang langsung tancap gas ke selatan di Jalan Mastrip.

KEDOPOK, Radar Bromo – Kunci stang saja tak cukup aman dari aksi pencurian. Seperti dialami Tuliyanto, 38, warga Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Minggu (5/6) sore, sepeda motornya digondol maling ketika diparkir di samping toko tempatnya bekerja.

Selama ini, korban bekerja sebagai sopir di sebuah toko di Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Ketika diparkir, biasanya korban menggembok motornya. Namun, kala itu lupa. Hanya dikunci setir.

Saat kejadian, hujan sangat lebat. Suara hujan membuyarkan suara lainnya. Pelaku yang beraksi, mencuri motor korban tak terdengar sama sekali. Meski lokasinya tepat berada di samping toko tempat korban bekerja.

“Saat itu hujan sangat deras. Selain suaranya tak terdengar karena hujan, keempat karyawan toko sedang sibuk memindahkan springbed agar tidak terkena rintikan hujan,” ujar rekan korban, Aldi, Senin (6/6).

Sedangkan korban, saat itu tengah mengantarkan barang kepada pembeli. Setiap hari, di lokasi ada 4-5 motor yang terparkir di samping toko. Biasanya ada karyawan di bagian belakang yang mengawasinya.

“Karena waktu itu hujan, semua karyawan sibuk memindah perabotan agar tidak terkena hujan,” ujar Aldi.

Tak lama kemudian, Aldi mengaku mendengar suara motor keluar dari Gang Langsep atau samping toko. Ada sejumlah motor yang langsung tancap gas ke selatan di Jalan Mastrip.

MOST READ

BERITA TERBARU

/