alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ini Ciri-Ciri Begal di Wonoasih yang Disebut Menyetrum Korban

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

WONOASIH, Radar Bromo – Aksi begal pada ibu-ibu di Wonoasih jadi atensi polisi. Polisi kini memburu pelaku yang dilaporkan beraksi seorang diri itu.

Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini menerangkan, begal motor itu sudah ditangani oleh anggotanya. Saksi korban juga telah diperiksa dan dimintai keterangan. Termasuk dilakukan visum di Puskesmas Wonoasih.

“Korban sudah melapor dan telah dilakukan olah TKP. Juga sudah divisum dan dimintai keterangan. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta untuk mengungkap peristiwa tersebut,” kata Kompol Kuzaini.

Berdasarkan penjelasan korban Siti Mujaidah, 42, seperti diungkapkan anaknya Dandira Stevanovic, 21, pelaku beraksi seorang diri. Ciri-cirinya, berambut gondrong.

Tinggi pelaku diperkirakan hanya sekitar 165 sentimeter. “Tapi ciri khususnya seperti apa, ibu tidak tahu. Sebab, kejadian itu berlangsung cepat. Apalagi pelaku memakai masker,” tandasnya.

Aksi pembegalan itu sendiri terjadi tak jauh dari rumah korban. Saat itu, kondisi di sekitar rumah korban sedang sepi. Diduga, pelaku sudah mengintai korban sebelumnya di sekitar rumah itu.

Usai mengeluarkan motor dari rumah, ibunya mengunci rumah. Baru kemudian mengendarai motornya. Namun, baru berjalan beberapa meter, seorang pria tidak dikenal berlari menuju motor ibunya. Dia melompat dan membonceng dari belakang.

Ibu asal Wonoasih Dibegal; Korban Disetrum-Dipukul, Scoopy Raib

Pelaku itu disebutkan lari dari sebuah kebun di depan rumahnya. Kebun itu dipagari bambu. Ada pintunya dari bambu. Pintu ditutup sekenanya dengan ditali menggunakan tampar.

“Jadi di depan rumah itu ada latar (halaman) kosong. Latar itu dipagari dengan pagar bambu dan pintunya ditali dengan tampar. Pelaku keluar dari latar ini. Sepertinya dia bersembunyi di latar kosong itu,” tuturnya.

Begitu melihat ibunya keluar, menurut Dandira, pelaku pun keluar dari kebun itu. Lalu, dengan menggunakan pisau pelaku memotong tali tampar di pintu pagar.

Usai membawa kabur motor, pelaku kabur ke arah utara. Selanjutnya di depan Polsek Wonoasih belok ke timur. (rpd/hn)

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOASIH, Radar Bromo – Aksi begal pada ibu-ibu di Wonoasih jadi atensi polisi. Polisi kini memburu pelaku yang dilaporkan beraksi seorang diri itu.

Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini menerangkan, begal motor itu sudah ditangani oleh anggotanya. Saksi korban juga telah diperiksa dan dimintai keterangan. Termasuk dilakukan visum di Puskesmas Wonoasih.

“Korban sudah melapor dan telah dilakukan olah TKP. Juga sudah divisum dan dimintai keterangan. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta untuk mengungkap peristiwa tersebut,” kata Kompol Kuzaini.

Mobile_AP_Half Page

Berdasarkan penjelasan korban Siti Mujaidah, 42, seperti diungkapkan anaknya Dandira Stevanovic, 21, pelaku beraksi seorang diri. Ciri-cirinya, berambut gondrong.

Tinggi pelaku diperkirakan hanya sekitar 165 sentimeter. “Tapi ciri khususnya seperti apa, ibu tidak tahu. Sebab, kejadian itu berlangsung cepat. Apalagi pelaku memakai masker,” tandasnya.

Aksi pembegalan itu sendiri terjadi tak jauh dari rumah korban. Saat itu, kondisi di sekitar rumah korban sedang sepi. Diduga, pelaku sudah mengintai korban sebelumnya di sekitar rumah itu.

Usai mengeluarkan motor dari rumah, ibunya mengunci rumah. Baru kemudian mengendarai motornya. Namun, baru berjalan beberapa meter, seorang pria tidak dikenal berlari menuju motor ibunya. Dia melompat dan membonceng dari belakang.

Ibu asal Wonoasih Dibegal; Korban Disetrum-Dipukul, Scoopy Raib

Pelaku itu disebutkan lari dari sebuah kebun di depan rumahnya. Kebun itu dipagari bambu. Ada pintunya dari bambu. Pintu ditutup sekenanya dengan ditali menggunakan tampar.

“Jadi di depan rumah itu ada latar (halaman) kosong. Latar itu dipagari dengan pagar bambu dan pintunya ditali dengan tampar. Pelaku keluar dari latar ini. Sepertinya dia bersembunyi di latar kosong itu,” tuturnya.

Begitu melihat ibunya keluar, menurut Dandira, pelaku pun keluar dari kebun itu. Lalu, dengan menggunakan pisau pelaku memotong tali tampar di pintu pagar.

Usai membawa kabur motor, pelaku kabur ke arah utara. Selanjutnya di depan Polsek Wonoasih belok ke timur. (rpd/hn)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2