Terkecoh “Bondet” Isi Tanah di Kebon Jeruk Tambakrejo Pasrepan

TKP: Lokasi penemuan 3 benda yang awalnya diduga bondet di Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan. Inset, saat dibuka, bondet itu ternyata palsu karena hanya berisi tanah liat dan pasir. (Foto: Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASREPAN, Radar Bromo – Aktivitas Dadi dan Mistam di kebun jeruk Dusun Tambak Kidul, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Sabtu malam lalu (4/7) langsung terhenti. Perhatian keduanya tertuju pada tas kresek warna hitam yang ada di bawah pohon jeruk milik Dadi itu.

Saat dibuka, di dalam kresek hitam itu ada tiga bondet alias bom ikan. Ukurannya tak terlalu besar, segenggaman tangan yang dibungkus tali rafia.

Mendapati temuan itu, Dadi dan Mistam yang merawat kebon jeruk itu langsung menghubungi Polsek Pasrepan. “Jadi, penemuan bondet ini awalnya ada laporan dari masyarakat. Sehingga, Polsek Pasrepan langsung datang ke TKP untuk untuk mengamankan termasuk memasang police line disekitar TKP,” terang Kasubag Humas Polres Pasuruan AKP Hardi.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya ini mengatakan, dari luar ketiga barang itu mirip sekali dengan bondet. Lantaran itu, anggota kepolisian mengevakuasinya dengan hati-hati. Lantaran khawatir benda-benda itu meledak.

“Yang pasti ketiga bondet yang ditemukan itu dibuang oleh pemiliknya. Karena kalau disimpan biasanya ditaruh di rumah,” ujarnya.

Nah, kemarin Polsek Pasrepan membongkar isi bondet itu. Saat itulah diketahui bahwa tiga benda itu bukan bondet asli, tapi bondet palsu.

“Setelah diurai, isinya tanah liat dan pasir. Tapi dari luar memang seperti bondet asli, ternyata bondet palsu,” terang Kanit Reskrim Polsek Pasrepan Aipda Hasanuddin sambil tersenyum.

Tarkait motivasi pembuangan bondet palsu itu, Hasanuddin belum bisa memastikan. Bisa jadi, bondet palsu itu hanya digunakan untuk menakut-nakuti orang.

“Jadi, kadang bondet palsu ini bisa dijadikan bahan untuk menakuti korban jika melakukan kejahatan. Padahal bondet yang dibawa palsu,” terangnya.

Lantaran sudah dipastikan 3 bondet itu palsu, Hasanudin memastikan bahwa ketiga benda itu sama sekali tidak berbahaya. Ia juga meminta warga tak cemas. Cuma, warga harus tetap waspada bila kembali menemukan hal serupa. (eka/mie)