Membacok, Remaja asal Pasrepan Ini Dibekuk, Penyebabnya Hanya Gara-gara Rebutan Cewek

BANGIL, Radar Bromo – Gara-gara rebutan cewek, dua remaja cekcok hingga berujung bacokan. Salah satu dari mereka harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka cukup parah. Sementara, yang lain ditangkap petugas Jatanras Polres Pasuruan.

Kedua remaja ini sama-sama warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Remaja yang ditangkap diketahui bernama Lutfi, 20, warga Sibon. Sementara remaja yang dilarikan ke rumah sakit yaitu Wahyudi, 19, warga Desa Klakah.

Kanit Jatanras Polres Pasuruan Iptu Maryana menyampaikan, bacokan antara dua remaja itu terjadi Sabtu (2/5) pagi. Sehari kemudian atau Minggu (3/5), Lutfi ditangkap saat bersembunyi di rumah saudaranya di Sibon.

Bacokan itu sendiri bermula saat korban dan tersangka berpapasan di jalan Krajan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan. Mereka yang sama-sama mengendarai motor, bertemu di jalan yang sepi. Saat berpapasan itulah, cekcok terjadi. Dari sebatas cekcok, lantas terjadi perkelahian.

Tersangka Lutfi yang emosi, melayangkan pukulan ke arah korban. Korban yang berusaha menghindar, terjatuh dari motornya. Saat itulah, tersangka mengeluarkan senjata tajam jenis pedang. Pedang tersebut kemudian dibacokkan ke arah korban satu kali.

Bacokan itu mengenai lengan kiri dan pinggang kiri korban. Bacokan itu pula membuat pedang tersangka terpental dan terjatuh. Saat pedangnya jatuh, tersangka lantas kabur.

“Akibat kejadian itu, korban yang mengalami luka parah pada lengan kiri dan pinggang kirinya. Korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat,” sampainya.

Korban juga melapor ke polisi. Dari laporan itulah, petugas bergerak menelusuri keberadaan tersangka. Dan upaya itu membuahkan hasil. Tersangka berhasil ditemukan di rumah saudaranya yang ada di Sibon, Kecamatan Pasrepan.

“Ia bersembunyi di rumah saudaranya. Kami berhasil menangkapnya Minggu sekitar pukul 04.00,” tuturnya.

Maryana menjelaskan, tersangka nekat membacok korban lantaran diselimuti rasa cemburu. “Mereka rebutan cewek,” ungkap dia.

Kini, karena ulahnya itu tersangka disangkakan melanggar pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. Ancamannya, bisa 5 tahun penjara. (one/hn/fun)