alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ibu asal Wonoasih Dibegal; Korban Disetrum-Dipukul, Scoopy Raib

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

WONOASIH, Radar Bromo–Aksi begal motor masih meneror warga Probolinggo. Modusnya pun kini lebih beragam. Salah satunya, pelaku menyetrum korbannya.

Hal itu seperti yang dialami Siti Mujaidah, 42. Warga RT 2/RW 1, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo itu Selasa pagi (6/4) dibegal. Ia dibegal tak jauh dari rumahnya. Korban mengaku disetrum pelaku dari belakang.

Dandira Stevanovic, 21, anak pertama Siti menjelaskan, ibunya kena begal hanya beberapa meter dari rumahnya. Saat itu, ibunya hendak mengantarkan temanya ke Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih. Mereka janjian pukul 05.00.

“Ibu saya ini bekerja di laundry. Sekitar pukul 05.00 ibu mau anter Armi, tetangga saya yang sudah sepuh ke Sumbertaman,” kata dandira saat ditemui di rumahnya (6/4).

Sebelum pukul 05.00, ibunya pun bersiap dengan mengeluarkan motornya Honda Scoopy Nopol N 2876 PN. Motor itu lantas diparkir di sebuah halaman, tidak jauh dari rumah mereka.

Saat motor berjalan beberapa meter, seorang pria tidak dikenal berlari menuju motor ibunya. Pelaku melompat dan naik di boncengan motor ibunya.

Selanjutnya, leher Siti Mujaidah dipiting oleh tangan kiri pelaku. Sedang tangan kananya memegang alat yang digunakan untuk menyetrum korban. “Alat setrum itu ditempelkan ke bahu ibu saya. Ibu kaget dan terjatuh dari motornya,” tambahnya.

Usai terjatuh, korban ibu dua anak itu berusaha mempertahankan motornya. Korban menendang pelaku yang hendak mengambil motornya.

Lantaran ditendang, pelaku panik. Pelaku langsung memukul wajah korban. “Jadi karena ibu melawan, pelaku sempat memukul wajah ibu saya beberapa kali, yang paling parah hingga mengakibatkan memar yakni dibagian dagu bawah kanan,” tambahnya. Pelaku pun akhirnya berhasil kabur. (rpd/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOASIH, Radar Bromo–Aksi begal motor masih meneror warga Probolinggo. Modusnya pun kini lebih beragam. Salah satunya, pelaku menyetrum korbannya.

Hal itu seperti yang dialami Siti Mujaidah, 42. Warga RT 2/RW 1, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo itu Selasa pagi (6/4) dibegal. Ia dibegal tak jauh dari rumahnya. Korban mengaku disetrum pelaku dari belakang.

Dandira Stevanovic, 21, anak pertama Siti menjelaskan, ibunya kena begal hanya beberapa meter dari rumahnya. Saat itu, ibunya hendak mengantarkan temanya ke Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih. Mereka janjian pukul 05.00.

Mobile_AP_Half Page

“Ibu saya ini bekerja di laundry. Sekitar pukul 05.00 ibu mau anter Armi, tetangga saya yang sudah sepuh ke Sumbertaman,” kata dandira saat ditemui di rumahnya (6/4).

Sebelum pukul 05.00, ibunya pun bersiap dengan mengeluarkan motornya Honda Scoopy Nopol N 2876 PN. Motor itu lantas diparkir di sebuah halaman, tidak jauh dari rumah mereka.

Saat motor berjalan beberapa meter, seorang pria tidak dikenal berlari menuju motor ibunya. Pelaku melompat dan naik di boncengan motor ibunya.

Selanjutnya, leher Siti Mujaidah dipiting oleh tangan kiri pelaku. Sedang tangan kananya memegang alat yang digunakan untuk menyetrum korban. “Alat setrum itu ditempelkan ke bahu ibu saya. Ibu kaget dan terjatuh dari motornya,” tambahnya.

Usai terjatuh, korban ibu dua anak itu berusaha mempertahankan motornya. Korban menendang pelaku yang hendak mengambil motornya.

Lantaran ditendang, pelaku panik. Pelaku langsung memukul wajah korban. “Jadi karena ibu melawan, pelaku sempat memukul wajah ibu saya beberapa kali, yang paling parah hingga mengakibatkan memar yakni dibagian dagu bawah kanan,” tambahnya. Pelaku pun akhirnya berhasil kabur. (rpd/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2