Siswi MTs Tepergok Curi Motor di Rejoso, Modus Minta Air

REJOSO, Radar Bromo-Kebijakan pemerintah memberlakukan belajar di rumah rupanya tak dipatuhi oleh PSAS, 13, siswi sebuah MTs di Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Ironisnya, tak hanya keluyuran, ia malah nekat menggondol kabur motor orang lain.

Walhasil, kini ia harus berurusan dengan hukum. Itu setelah aksinya berhasil dipergoki warga. PSAS dan temannya DA , 16pun berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Rejoso, Senin (6/4).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, motor yang berupaya digondol PSAS adalah motor Honda Vario N 3163 WV milik Solikhatin, 41, warga Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Aksi pencurian itu sendiri berjalan sekitar pukul 10.00. Awalnya, pagi itu PSAS bersama temannya, DA, sedang berjalan jalan di Desa Karangpandan, Rejoso. Sesampainya di sebuah toko milik Sholikah, mereka mampir.

“Pelaku datang bersama temannya dengan berjalan kaki dari arah utara ke selatan. Dan sesampainya  dirumah korban ia meminta minum,” ujar Kades Karangpandan, Ahmad Yunus.

PSAS lantas meminta air putih kepada korban dengan alasan haus. Korban pun mengiyakan dan meminta PSAS dan temannya untuk masuk ke dalam rumahnya.“Nah, saat korban lengah inilah pelaku membawa motor korban,” jelas kades.

Awalnya, motor tengah terparkir di halaman rumah korban. PSAS lantas mencoba untuk mengeluarkan motor itu dari dalam rumah dengan cara dituntun.

Niat PSAS ini sejatinya sempat dihalangi oleh temannya sendiri, DA. Namun, PSAS enggan mendengarkan nasihat DA dan tetap menuntun motor itu hingga keluar rumah.

Korban yang melihat keduanya sudah pergi lantas mengecek ke luar rumah. Saat itulah, korban melihat motornya sudah tidak ada. Korban pun disebutkan kades melihat PSAS sedang mendorong motor miliknya.

Sontak saja, korban Solikhatin langsung berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan korban pun langsung melakukan pengejaran. “Pelaku lari dan sepeda motornya ditinggal. Namun, pelaku bisa dikejar dan tertangkap di wilayah Pekangkungan,”sebut Ahmad Yunus.

PSAS dan temannya pun langsung dibawa ke Polsek Rejoso oleh warga. PSAS pun langsung ditahan karena terbukti bersalah hendak mencuri motor Sholikah. Sementara temannya dinilai tidak terbukti.

Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Sugeng membenarkan adanya aksi pencurian motor yang dilakukan oleh siswi MTs tersebut. Pihaknya pun sudah mengamankannya.

Karena pelaku masih di bawah umur, kasus itu pun akan dilimpahkan pada unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Pasuruan Kota. Pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian.

“Saat ini ia sudah kami amankan di Mapolsek Rejoso. Ancaman pidana bisa mencapai lima tahun penjara. Pengakuannya, karena ia tidak punya motor dan ingin punya motor. Makanya, ia mencuri motor korban. Karena pelaku masih di bawah umur, kasus ini akan kami limpahkan ke Polres Pasuruan Kota,”terang Bambang. (riz/mie)