Nyambi Jadi Kurir SS, Dua Jukir asal Jogosari Pandaan Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo–Kekompakan dua juru parkir (jukir) asal Jogosari, Kecamatan Pandaan ini, Kabupaten Pasuruan tak patut ditiru. Pasalnya, mereka kompak menjadi kurir sabu-sabu.

Lantaran itulah, keduanya kini harus meringkuk di penjara. Kedua tersangka yang diringkus itu adalah Khoirul Hanik, 40 dan Mahrum, 43. Mereka merupakan warga Jogosari, Kecamatan Pandaan. Keduanya memiliki profesi sebagai juru parkir di wilayah Pandaan.

Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Hardi mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap di sebuah indekos yang ada di lingkungan Pasegan, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan. Mereka diringkus anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Selasa (3/3) malam.

Petugas menangkap keduanya setelah mendapat informasi. Yakni, keduanya tidak hanya sekadar menjadi jukir. Mereka juga menawarkan serbuk putih berupa sabu-sabu saat markir. “Dari informasi itulah, petugas kemudian bergerak untuk melakukan penelusuran,” ungkap Hardi.

Rupanya, informasi tersebut benar adanya. Petugas mendapati keduanya hendak berpesta sabu-sabu di dalam kamar indekos. Penggerebekan pun dilangsungkan sekitar pukul 21.00.

Saat digerebek, keduanya hanya bisa pasrah. Mereka tak bisa kabur lantaran dikepung petugas. Apalagi, petugas mendapati sejumlah barang bukti.

Selain empat kantong plastik berisi sabu-sabu seberat total 0,99 gram, petugas juga mengamankan pipet kaca, dan sejumlah barang bukti lain.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, keduanya dikeler ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Kepada petugas, mereka mengaku nekat menjadi kurir SS untuk menambah penghasilan. “Ngakunya untuk menambah pendapatan,” timpalnya.

Karena ulahnya itu, tersangka dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)