alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Motor Guru ASN di Sumberasih Dicuri, Pelaku Ditabrak saat Kabur  

SUMBERASIH, Radar Bromo– Seorang aparatur sipil negara (ASN) SMPN 4 Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Monalik, 50, kehilangan motornya. Kawanan maling menggondolnya. Saat itu, motor korban diparkir di samping sekolah tempat korban bekerja.

Sejaitnya, ada warga yang mengetahui aksi pencurian itu dan mengejar pelaku. Aksi pencurian ini nyaris berhasil digagalkan. Warga yang mengejarnya, sempat menabrak pelaku. Sayang, pelaku masih berhasil kabur setelah ditolong komplotannya.

Kapolsek Sumberasih Iptu Agus mengatakan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 10.00. Seperti biasa, korban asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu datang lebih awal ke sekolah. Sekitar pukul 06.00, korban sudah bertugas. Ia bertugas membersihkan sekolah.

“Korban datang langsung bersih-bersih di sekolah. Korban baru menyadari motornya tidak ada sekitar pukul 10.00. Saat itu, motor korban diparkir di samping SMPN 4 Sumberasih,” ujarnya.

Mengetahui motornya raib, kata Agus, korban berusaha mencarinya. Ternyata, ada warga sekitar yang melihat motor korban dibawa kabur pelaku. Warga itu pun mengejarnya. Ke arah barat dari SMPN 4 Sumberasih.

Sesampai di Jalan Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, pelaku berhasil terkejar. Warga yang mengejar pun menabraknya hingga terjatuh dari motornya. Namun, ternyata dari belakang ada pelaku lain yang juga mengendarai motor. Pelaku ini langsung menyelamatkan rekannya yang terjatuh dan kabur.

Pelaku yang terjatuh meninggalkan motornya. Berupa Honda Beat hitam. Sedangkan, motor korban berupa Honda Scoopy bernopol N 2919 PJ dibawa kabur pelaku yan menolong rekannya yang terjatuh.

“Kami masih memeriksa saksi korban. Pelaku dikejar warga dan ditabraknya hingga terjatuh. Pelaku berhasil kabur, karena ada pelaku lain yang membantu dan membawa kabur,” jelasnya.

Kini motor pelaku diamankan di Mapolsek Sumberasih. Untuk kepentingan penyelidikan, pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk korban. “Kami masih selidiki kasus pencurian motor itu. Saksi korban masih proses dimintai keterangan,” ujarnya. (mas/rud)

 

SUMBERASIH, Radar Bromo– Seorang aparatur sipil negara (ASN) SMPN 4 Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Monalik, 50, kehilangan motornya. Kawanan maling menggondolnya. Saat itu, motor korban diparkir di samping sekolah tempat korban bekerja.

Sejaitnya, ada warga yang mengetahui aksi pencurian itu dan mengejar pelaku. Aksi pencurian ini nyaris berhasil digagalkan. Warga yang mengejarnya, sempat menabrak pelaku. Sayang, pelaku masih berhasil kabur setelah ditolong komplotannya.

Kapolsek Sumberasih Iptu Agus mengatakan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 10.00. Seperti biasa, korban asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu datang lebih awal ke sekolah. Sekitar pukul 06.00, korban sudah bertugas. Ia bertugas membersihkan sekolah.

“Korban datang langsung bersih-bersih di sekolah. Korban baru menyadari motornya tidak ada sekitar pukul 10.00. Saat itu, motor korban diparkir di samping SMPN 4 Sumberasih,” ujarnya.

Mengetahui motornya raib, kata Agus, korban berusaha mencarinya. Ternyata, ada warga sekitar yang melihat motor korban dibawa kabur pelaku. Warga itu pun mengejarnya. Ke arah barat dari SMPN 4 Sumberasih.

Sesampai di Jalan Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, pelaku berhasil terkejar. Warga yang mengejar pun menabraknya hingga terjatuh dari motornya. Namun, ternyata dari belakang ada pelaku lain yang juga mengendarai motor. Pelaku ini langsung menyelamatkan rekannya yang terjatuh dan kabur.

Pelaku yang terjatuh meninggalkan motornya. Berupa Honda Beat hitam. Sedangkan, motor korban berupa Honda Scoopy bernopol N 2919 PJ dibawa kabur pelaku yan menolong rekannya yang terjatuh.

“Kami masih memeriksa saksi korban. Pelaku dikejar warga dan ditabraknya hingga terjatuh. Pelaku berhasil kabur, karena ada pelaku lain yang membantu dan membawa kabur,” jelasnya.

Kini motor pelaku diamankan di Mapolsek Sumberasih. Untuk kepentingan penyelidikan, pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk korban. “Kami masih selidiki kasus pencurian motor itu. Saksi korban masih proses dimintai keterangan,” ujarnya. (mas/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/