alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Helmi Anggota Dewan Ditahan, Ini Kata Lembaga DPRD Kota Pasuruan

Menurutnya, apabila ada laporan terkait anggota DPRD ke BK, tentu pihaknya akan melakukan serangkaian proses. Mulai dari klarifikasi pihak-pihak terkait, baik pengadu maupun teradu, hingga mediasi untuk mencari titik temu dari permasalahan yang ada.

Namun selama ini, laporan itu hanya dilayangkan ke kepolisian. “Saya rasa di kepolisian juga sudah ada kesempatan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Sebelum dinaikkan ke tingkat penyidikan, pasti sudah ada mediasi,” katanya.

Ketua BK yang juga purnawirawan polisi itu menyebut, Helmi bisa saja lolos dari laporan yang membelitnya. Sepanjang dia bisa memanfaatkan upaya mediasi yang diberikan. Dan ada titik temu antara dua pihak. Misalnya dengan mengembalikan kerugian yang dialami korban.

“Sepanjang masih penyelidikan, sebenarnya bisa antara pelapor dan terlapor kalau ada iktikad baik untuk menyelesaikan masalah rata-rata korban menyadari. Mungkin ini yang tidak pernah dilakukan sehingga berlanjut sampai sejauh ini,” bebernya.

Di luar itu, Tampi menyebut institusinya menghormati proses hukum yang sekarang bergulir. “Tentu kalau seperti ini kami hormati proses hukum yang berjalan. Dan kami juga prihatin,” jelasnya. (tom/fun)

Menurutnya, apabila ada laporan terkait anggota DPRD ke BK, tentu pihaknya akan melakukan serangkaian proses. Mulai dari klarifikasi pihak-pihak terkait, baik pengadu maupun teradu, hingga mediasi untuk mencari titik temu dari permasalahan yang ada.

Namun selama ini, laporan itu hanya dilayangkan ke kepolisian. “Saya rasa di kepolisian juga sudah ada kesempatan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Sebelum dinaikkan ke tingkat penyidikan, pasti sudah ada mediasi,” katanya.

Ketua BK yang juga purnawirawan polisi itu menyebut, Helmi bisa saja lolos dari laporan yang membelitnya. Sepanjang dia bisa memanfaatkan upaya mediasi yang diberikan. Dan ada titik temu antara dua pihak. Misalnya dengan mengembalikan kerugian yang dialami korban.

“Sepanjang masih penyelidikan, sebenarnya bisa antara pelapor dan terlapor kalau ada iktikad baik untuk menyelesaikan masalah rata-rata korban menyadari. Mungkin ini yang tidak pernah dilakukan sehingga berlanjut sampai sejauh ini,” bebernya.

Di luar itu, Tampi menyebut institusinya menghormati proses hukum yang sekarang bergulir. “Tentu kalau seperti ini kami hormati proses hukum yang berjalan. Dan kami juga prihatin,” jelasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/