alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Cerita Perkenalan Bripda Randy-Novia hingga Berujung 2 Kali Aborsi

MOJOKERTO, Radar Bromo – Polisi telah menetapkan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko sebagai tersangka kasus aborsi. Anggota Polres Pasuruan itu disangka bertanggung jawab atas 2 kali aborsi yang dilakukan Novia Widyasari, mahasiswi yang nekat bunuh diri di makam ayahnya di Dusun  Sugian, Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto.

Dalam rilis yang digelar di Polres Mojokerto, Sabtu malam (4/12), diketahui bahwa Bripda Randy baru mengenal Almarhum Novia sekitar 2 tahunan.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan, Bripda Randy dan Novia berkenalan di sebuah distro baju. Lokasinya ada di Malang, pada Oktober 2019 silam.

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah, Anggota Polres Pasuruan Diamankan

Dari pertemuan pertama itu, mereka intens komunikasi. Hingga akhirnya memutuskan berpacaran. Rupanya kedekatan mereka bertambah intim. Hingga membuat Novia hamil.

Dari situ, Novia disebutkan melakukan aborsi pertama saat usia kandungan dalam hitungan minggu di kos. Sedangkan aborsi kedua, saat kandungan empat bulan.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat memimpin press rilis hasil pendalaman kasus bunuh diri warga Sooko yang menuai sorotan netizen di Mapolres Mojokerto, Sabtu (4/12) malam. (Martda Vadetya/jawaposradarmojokerto)

Oleh Polda Jatim, Bripda Randy disangka turut serta dalam melakukan aborsi. Sebab, tindakan itu dilakukan bersama-sama. Berdasar KUHP, ancaman untuk melakukan aborsi adalah pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

MOJOKERTO, Radar Bromo – Polisi telah menetapkan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko sebagai tersangka kasus aborsi. Anggota Polres Pasuruan itu disangka bertanggung jawab atas 2 kali aborsi yang dilakukan Novia Widyasari, mahasiswi yang nekat bunuh diri di makam ayahnya di Dusun  Sugian, Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto.

Dalam rilis yang digelar di Polres Mojokerto, Sabtu malam (4/12), diketahui bahwa Bripda Randy baru mengenal Almarhum Novia sekitar 2 tahunan.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan, Bripda Randy dan Novia berkenalan di sebuah distro baju. Lokasinya ada di Malang, pada Oktober 2019 silam.

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah, Anggota Polres Pasuruan Diamankan

Dari pertemuan pertama itu, mereka intens komunikasi. Hingga akhirnya memutuskan berpacaran. Rupanya kedekatan mereka bertambah intim. Hingga membuat Novia hamil.

Dari situ, Novia disebutkan melakukan aborsi pertama saat usia kandungan dalam hitungan minggu di kos. Sedangkan aborsi kedua, saat kandungan empat bulan.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat memimpin press rilis hasil pendalaman kasus bunuh diri warga Sooko yang menuai sorotan netizen di Mapolres Mojokerto, Sabtu (4/12) malam. (Martda Vadetya/jawaposradarmojokerto)

Oleh Polda Jatim, Bripda Randy disangka turut serta dalam melakukan aborsi. Sebab, tindakan itu dilakukan bersama-sama. Berdasar KUHP, ancaman untuk melakukan aborsi adalah pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/