Pembacok Warga Jatisari Kuripan Dibekuk di Patokan, Masih Tetangga

KURIPAN, Radar Bromo – Kasus penganiayaan terhadap korban Ribut, 25, warga Desa Jatisari, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, terungkap. Minggu (3/11) malam, tim gabungan Polsek Kuripan dan Polres Probolinggo mengamankan tersangka.

Tersangka masih tetangga korban. Yakni, Kholik, 19, warga Dusun Kuncian, Desa Jatisari. Tersangka berhasil dibekuk ketika berada di tepi Jalan Desa Patokan, Kecamatan Bantaran, sekitar pukul 21.05.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Santoso membenarkan penangkapan terhadap tersangka. Ia mengaku, masih memeriksanya. “Tersangka dibawa ke Mapolres untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ini masih diperiksa oleh penyidik,” ujarnya, Senin (4/11).

Rizki mengatakan, tersangka diamankan tidak hanya untuk proses penyidikan. Tetapi, juga mengantisipasi atau mencegah adanya keluarga korban yang tidak terima atas penganiayaan yang dilakukannya. “Sekarang diperiksa dan akan ditahan di Mapolres,” ujarnya.

Baca juga: Warga Jatisari Kuripan Dibacok saat Nyangkruk, Diduga Motif Dendam

Soal motif dari kasus penganiayaan ini, Rizki mengatakan, dari pemeriksaan terhadap tersangka belum diketahui pasti. Di sisi lain, korban juga masih menjalani perawatan medis. Karenanya, pihaknya belum dapat memastikan motifnya. “Dugaan sementara, secara umum penganiyaan itu karena dendam. Tetapi, dendam karena apa masih belum diketahui,” ujarnya.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebilah celurit, sebongkah batu, dan sebatang kayu. “Barang bukti itu semua kami amankan untuk proses penyidikan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Minggu (3/11) siang, warga Desa Jatisari, Kecamatan Kuripan, digegerkan dengan aksi penganiayaan. Ribut, 25, menjadi korban pembacokan di sebuah warung kopi sekitar Bendungan Jatisari. Akibatnya, Ribut mengalami luka parah di kaki dan tangan kiri.

Keluarga korban mengatakan, korban dianiaya oleh tiga pelaku setelah sebelumnya cekcok. Kasus ini diduga dipicu dendam lama. Pihak keluarga menyatakan, sekitar setahun lalu antara korban dengan salah satu pelaku sempat ada masalah. Kini, korban masih menjalani perawatan medis di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. (mas/rud)