alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Terimbas PMK, Peternak Sapi asal Kronto Lumbang Nekat Jualan Sabu

PASURUAN, Radar Bromo – Ma’mur benar-benar terpukul oleh wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Jual-beli sapi sedang sepi. Lelaki 37 tahun asal Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, itu nekat mencari rezeki dengan cara haram. Jadi pengedar sabu-sabu.

Gara-gara ulahnya, Ma’mur bukannya sejahtera. Nasibnya malah sengsara. Dia harus berurusan dengan polisi. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka Ma’mur ditangkap pada Rabu dini hari (29/6). Lulusan SD itu digerebek anggota satresnarkoba saat sedang menunggu pembeli narkoba.

”Kami tangkap saat menunggu pemesan di pos kamling wilayah Kronto,” katanya.

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Slamet, anggotanya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, dua kantong sabu-sabu dengan berat total 1,67 gram. Polisi juga mengamankan dompet hitam yang digunakan untuk menyimpan sabu-sabu.

”Ada handphone dan dua buah sekop kecil dari sedotan yang kami sita dari tersangka,” imbuhnya.

Barang bukti dan tersangka diamankan ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Kepada petugas, tersangka mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjadi perantara sabu-sabu. Itu dilakukannya untuk menambah penghasilan. Wabah PMK membuat usaha sapi lesu. Akibat perbuatannya, Ma’mur dijerat UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Ma’mur benar-benar terpukul oleh wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Jual-beli sapi sedang sepi. Lelaki 37 tahun asal Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, itu nekat mencari rezeki dengan cara haram. Jadi pengedar sabu-sabu.

Gara-gara ulahnya, Ma’mur bukannya sejahtera. Nasibnya malah sengsara. Dia harus berurusan dengan polisi. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka Ma’mur ditangkap pada Rabu dini hari (29/6). Lulusan SD itu digerebek anggota satresnarkoba saat sedang menunggu pembeli narkoba.

”Kami tangkap saat menunggu pemesan di pos kamling wilayah Kronto,” katanya.

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Slamet, anggotanya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, dua kantong sabu-sabu dengan berat total 1,67 gram. Polisi juga mengamankan dompet hitam yang digunakan untuk menyimpan sabu-sabu.

”Ada handphone dan dua buah sekop kecil dari sedotan yang kami sita dari tersangka,” imbuhnya.

Barang bukti dan tersangka diamankan ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Kepada petugas, tersangka mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjadi perantara sabu-sabu. Itu dilakukannya untuk menambah penghasilan. Wabah PMK membuat usaha sapi lesu. Akibat perbuatannya, Ma’mur dijerat UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/