alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Kaca Belakang Avanza Dipecah di Gondang Wetan, Dokumen Raib

GONDANGWETAN, Radar Bromo-Apes dialami rombongan sales onderdil alat berat di Kabupaten Pasuruan. Saat tengah menjajakan dagangan, kaca belakang mobil Avanza yang mereka tumpangi dipecah. Sejumlah berkas penting pun raib.

Aksi pecah kaca pada mobil yang parkir itu terjadi di pinggir jalan Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/4). Saat itu kelompok sales mendatangi rumah warga setempat untuk menawarkan onderdil alat berat.

Mobil Avanza warna hitam pun diparkir di tepi jalan. Mobil itu ditinggal sekitar 2 jaman. “Kami ngobrol lama. Terkait pembelian onderdil alat berat,” kata Sofyan Arif, salah seorang rombongan, warga Puspo.

Di dalam mobil sendiri, ada tas yang di dalamnya berisi dakumen pengadaan tersebut. “Kami ngobrol santai. Tidak ada hal hal yang membuat kami curiga atas kejadian itu,” lanjutnya.

Sekitar pukul 13.00, rombongan hendak pulang. Nah, saat itulah diketahui bahwa kaca belakang mobil itu sudah pecah. Tas yang berisi dokumen tersebut telah hilang. “Saat itu ya diperiksa. Tidak ada uang. Hanya tas berisi dokumen. Tetapi, dokumen itu penting,” ungkapnya.

Pihaknya kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian. Pihaknya berharap, dokumen tersebut bisa diketemukan kembali. “Kami harapan bisa ditemukan. Meskipun bukan uang tetapi, dokumen ini penting,” jelasnya. (sid/mie)

 

GONDANGWETAN, Radar Bromo-Apes dialami rombongan sales onderdil alat berat di Kabupaten Pasuruan. Saat tengah menjajakan dagangan, kaca belakang mobil Avanza yang mereka tumpangi dipecah. Sejumlah berkas penting pun raib.

Aksi pecah kaca pada mobil yang parkir itu terjadi di pinggir jalan Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/4). Saat itu kelompok sales mendatangi rumah warga setempat untuk menawarkan onderdil alat berat.

Mobil Avanza warna hitam pun diparkir di tepi jalan. Mobil itu ditinggal sekitar 2 jaman. “Kami ngobrol lama. Terkait pembelian onderdil alat berat,” kata Sofyan Arif, salah seorang rombongan, warga Puspo.

Di dalam mobil sendiri, ada tas yang di dalamnya berisi dakumen pengadaan tersebut. “Kami ngobrol santai. Tidak ada hal hal yang membuat kami curiga atas kejadian itu,” lanjutnya.

Sekitar pukul 13.00, rombongan hendak pulang. Nah, saat itulah diketahui bahwa kaca belakang mobil itu sudah pecah. Tas yang berisi dokumen tersebut telah hilang. “Saat itu ya diperiksa. Tidak ada uang. Hanya tas berisi dokumen. Tetapi, dokumen itu penting,” ungkapnya.

Pihaknya kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian. Pihaknya berharap, dokumen tersebut bisa diketemukan kembali. “Kami harapan bisa ditemukan. Meskipun bukan uang tetapi, dokumen ini penting,” jelasnya. (sid/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/