alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Maling Gondol Sapi Seharga Rp 19 Juta di Pakistaji

WONOASIH, Radar Bromo – Kawanan maling sapi kembali beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sabtu (5/3) dini hari, mereka menggondol seekor sapi milik Sunar, 72, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Akibatnya, korban kehilangan sapi jantan seharga Rp 19 juta.

Kapolsek Wonoasih AKP Sumardjo mengaku belum mendapatkan laporan resmi terkait pencurian sapi ini. Namun, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian. “Laporannya belum ada,” ujarnya, Sabtu (5/3) sore.

Informasinya, kata Sumardjo, merupakan buruh tani yang juga beternak sapi. Pencurian itu, diketahui korban saat memasuki waktu Subuh. Korban bersama tetangganya, mencoba mencari sapinya dengan mengikuti jejak kaki sapi. “Perkiraan kerugian Rp 19 juta,” ujarnya.

Belum jelas, usaha korban berhasil atau tidak. Kata Sumardjo, dengan adanya kasus ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Polsek jajaran guna mengungkapnya. Serta, berharap korban segera melapor. “Tetap kami tindak lanjuti. Kami minta korban segera melapor,” ujarnya. (rpd/rud)

WONOASIH, Radar Bromo – Kawanan maling sapi kembali beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sabtu (5/3) dini hari, mereka menggondol seekor sapi milik Sunar, 72, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Akibatnya, korban kehilangan sapi jantan seharga Rp 19 juta.

Kapolsek Wonoasih AKP Sumardjo mengaku belum mendapatkan laporan resmi terkait pencurian sapi ini. Namun, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian. “Laporannya belum ada,” ujarnya, Sabtu (5/3) sore.

Informasinya, kata Sumardjo, merupakan buruh tani yang juga beternak sapi. Pencurian itu, diketahui korban saat memasuki waktu Subuh. Korban bersama tetangganya, mencoba mencari sapinya dengan mengikuti jejak kaki sapi. “Perkiraan kerugian Rp 19 juta,” ujarnya.

Belum jelas, usaha korban berhasil atau tidak. Kata Sumardjo, dengan adanya kasus ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Polsek jajaran guna mengungkapnya. Serta, berharap korban segera melapor. “Tetap kami tindak lanjuti. Kami minta korban segera melapor,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/