Kurir SS asal Prigen Digerebek, Amankan 3,82 Gram SS

BANGIL, Radar Bromo – Tak punya penghasilan tetap membuat Dony Prasetyo, 25, berbuat nekat. Pemuda asal Kecamatan Prigen ini berani menjadi kurir narkoba untuk mendapatkan penghasilan.

Alhasil, gara-gara ulahnya itu, bukan keuntungan yang didapat. Ia malah harus meringkuk di penjara setelah polisi memergokinya memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Tersangka Dony ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Selasa (3/2). Ia ditangkap di rumahnya sekitar pukul 22.00. Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Hardi mengungkapkan, tersangka ditangkap bermula dari penyelidikan yang dilakukan anggota Satresnarkoba. “Ada informasi yang didapatkan, kalau tersangka kerap membawa narkoba,” jelas Hardi.

Berangkat dari situlah, penelusuran dilakukan. Upaya itu tak mudah. Petugas harus mengintai tersangka dengan waktu yang lama. Hingga informasi yang diperoleh, mengarah ke suatu kebenaran.

Petugas kemudian melakukan penggerebekan. “Setelah digerebek, ada sejumlah barang bukti yang ditemukan,” sambungnya.

Barang bukti yang dimaksud, berupa sabu-sabu dengan total 3,82 gram. Sabu-sabu itu dibungkus menjadi lima kantong. “Anggota juga mengamankan sebuah handphone, korek, dan sejumlah barang bukti lainnya,” tuturnya.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Kepada polisi, tersangka tak mengelak dengan apa yang telah dilakukannya. Ia beralasan, nekat menjadi kurir SS untuk mendapatkan uang. “Karena tidak memiliki pekerjaan tetap,” imbuhnya.

Gara-gara itulah, tersangka disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)