alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Rumah Penjual Pecel di Kotaanyar Diobok-obok Maling, Dua Motor-Perhiasan Raib

KOTAANYAR, Radar Bromo– Nasib apes dialami Suwardi lantaran menjadi korban pencurian. Betapa tidak, warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo kehilangan dua motor, hanya dalam waktu semalam. Pelaku bahkan ikut menggondol perhiasan emas seberat 4 gram miliknya raib digondol maling.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian tersebut terjadi dini hari kemarin (4/10). Saat itu dia dan keluarganya sedang tertidur lelap. Sehingga, tidak merasakan jika ada maling masuk kedalam rumah.

Sebelum tidur, Suwardi mengaku, melakoni aktivitas normal. Malam itu seperti biasa ia menjual nasi pecel. Dia berjualan mulai habis magrib hingga pukul 02.30. Selepas jualannya habis, ia kemudian pulang sekitar pukul 03.00.

Saat itu, dua motor miliknya yang diparkir di ruang tamu itu masih ada. Ia sempat menengoknya sebentar sebelum kemudian ia beranjak masuk kedalam kamarnya. Itu, dilakukan untuk beristirahat setelah berjualan.  “Saya tidur setengah jam. Kemudian saya bangun dan keluar untuk solat, ” katanya.

Saat itulah ternyata motor matiknya sudah raib. Ia kemudian langsung membangunkan istri dan mertuanya. Dia pun sempat mencari. Dia makin kaget karena saat memeriksa barang lainnya, ada yang hilang. Yaitu perhiasan emas seberat 4 gram. “Kami langsung lemas. Motor dan perhiasan kami hilang, ” katanya.

Ia memperkirakan pencuri yang masuk kedalam rumahnya utu lebih dari satu orang. Mereka masuk melalui jendela kamar kosong yang tidak terpakai. Merek naik ke jendela itu melalui tangga yang bersandar di bawah jendela itu.

“Kami berharap bisa ditemukan kembali. Barang barang itu hasil dari usaha kami menjual nasi pecel. Kami juga sudah melaporkannya kepada pihak kepolisian, ” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kotaanyar AKP Noer Choiri mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan terkait hal itu. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. “Kami sudah menerima laporan mengenai pencurian. Saat ini kami masih melakukan penyelidiakan, ” katanya. (sid/fun)

 

KOTAANYAR, Radar Bromo– Nasib apes dialami Suwardi lantaran menjadi korban pencurian. Betapa tidak, warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo kehilangan dua motor, hanya dalam waktu semalam. Pelaku bahkan ikut menggondol perhiasan emas seberat 4 gram miliknya raib digondol maling.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian tersebut terjadi dini hari kemarin (4/10). Saat itu dia dan keluarganya sedang tertidur lelap. Sehingga, tidak merasakan jika ada maling masuk kedalam rumah.

Sebelum tidur, Suwardi mengaku, melakoni aktivitas normal. Malam itu seperti biasa ia menjual nasi pecel. Dia berjualan mulai habis magrib hingga pukul 02.30. Selepas jualannya habis, ia kemudian pulang sekitar pukul 03.00.

Saat itu, dua motor miliknya yang diparkir di ruang tamu itu masih ada. Ia sempat menengoknya sebentar sebelum kemudian ia beranjak masuk kedalam kamarnya. Itu, dilakukan untuk beristirahat setelah berjualan.  “Saya tidur setengah jam. Kemudian saya bangun dan keluar untuk solat, ” katanya.

Saat itulah ternyata motor matiknya sudah raib. Ia kemudian langsung membangunkan istri dan mertuanya. Dia pun sempat mencari. Dia makin kaget karena saat memeriksa barang lainnya, ada yang hilang. Yaitu perhiasan emas seberat 4 gram. “Kami langsung lemas. Motor dan perhiasan kami hilang, ” katanya.

Ia memperkirakan pencuri yang masuk kedalam rumahnya utu lebih dari satu orang. Mereka masuk melalui jendela kamar kosong yang tidak terpakai. Merek naik ke jendela itu melalui tangga yang bersandar di bawah jendela itu.

“Kami berharap bisa ditemukan kembali. Barang barang itu hasil dari usaha kami menjual nasi pecel. Kami juga sudah melaporkannya kepada pihak kepolisian, ” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kotaanyar AKP Noer Choiri mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan terkait hal itu. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. “Kami sudah menerima laporan mengenai pencurian. Saat ini kami masih melakukan penyelidiakan, ” katanya. (sid/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/