alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Gelapkan Mobil Rental, Warga Gadingrejo Dibekuk, Mengaku Untung Rp 25 Juta

GADINGREJO, Radar Bromo – Koko Fadholi, 39, rupanya tergiur mengambil keuntungan saat menyewa mobil milik Nur Hasan, 50. Selama dua bulan, dia menyewakan lagi mobil yang disewanya dari Nur Hasan. Namun, selama dua bulan itu, dia membayar enam hari saja pada pemilik mobil.

Tidak terima, Nur Hasan pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gadingrejo, Selasa (24/9) pekan lalu. Petugas lantas mengejar pelaku. Sehari kemudian yaitu Rabu (25/9), pelaku diamankan di rumahnya di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Penggelapan berkedok  penyewaan mobil itu bermula saat pelaku menyewa mobil rental pada korban yang juga warga Kelurahan Gentong. Peristiwa itu terjadi sekitar bulan Juli. Saat itu, pelaku menyewa mobil berjenis Daihatsu Sigra Nopol N 1142 WR pada korban.

Mulanya, pelaku menyewa mobil korban selama tiga hari. Dengan kesepakatan harga sewa Rp 250 ribu per hari. Setelah tiga hari, pelaku memperpanjang masa sewa mobil itu pada korban.

Selama tiga hari kemudian, pelaku membayar lagi sewa mobil itu pada korban. Namun, selanjutnya, pelaku tidak lagi membayar mobil yang disewanya. Bahkan, sampai dua bulan lamanya.

Korban pun meminta pelaku segera mengembalikan mobilnya. Namun, pelaku tak mengindahkan permintaan korban.

“Pemilik mobil itu lantas melaporkan kasus ini. Kami menggelar penyelidikan,” beber Kanit Reskrim Polsek Gadingrejo Iptu Agung Sujatmiko.

Pelaku kemudian diamankan Selasa (25/9) malam. Pada petugas, pelaku mengaku selama ini ia menyewakan lagi mobil sewaan milik korban.

“Selama dua bulan membawa mobil sewaan milik pelapor, tersangka hanya membayar enam hari.Selama itu pula, dia mendapat keuntungan dari menyewakan mobil itu hingga Rp 25 juta,” terang Agung.

Setelah diamankan, petugas menggiringnya ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Tersangka kini ditahan untuk menjalani proses penyidikan. Dia dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

“Kami sudah mengamankan kartu ATM tersangka yang dipakai untuk transaksi sewa serta BPKB kendaraan sebagai barang bukti dalam kasus ini,” pungkasnya. (tom/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo – Koko Fadholi, 39, rupanya tergiur mengambil keuntungan saat menyewa mobil milik Nur Hasan, 50. Selama dua bulan, dia menyewakan lagi mobil yang disewanya dari Nur Hasan. Namun, selama dua bulan itu, dia membayar enam hari saja pada pemilik mobil.

Tidak terima, Nur Hasan pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gadingrejo, Selasa (24/9) pekan lalu. Petugas lantas mengejar pelaku. Sehari kemudian yaitu Rabu (25/9), pelaku diamankan di rumahnya di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Penggelapan berkedok  penyewaan mobil itu bermula saat pelaku menyewa mobil rental pada korban yang juga warga Kelurahan Gentong. Peristiwa itu terjadi sekitar bulan Juli. Saat itu, pelaku menyewa mobil berjenis Daihatsu Sigra Nopol N 1142 WR pada korban.

Mulanya, pelaku menyewa mobil korban selama tiga hari. Dengan kesepakatan harga sewa Rp 250 ribu per hari. Setelah tiga hari, pelaku memperpanjang masa sewa mobil itu pada korban.

Selama tiga hari kemudian, pelaku membayar lagi sewa mobil itu pada korban. Namun, selanjutnya, pelaku tidak lagi membayar mobil yang disewanya. Bahkan, sampai dua bulan lamanya.

Korban pun meminta pelaku segera mengembalikan mobilnya. Namun, pelaku tak mengindahkan permintaan korban.

“Pemilik mobil itu lantas melaporkan kasus ini. Kami menggelar penyelidikan,” beber Kanit Reskrim Polsek Gadingrejo Iptu Agung Sujatmiko.

Pelaku kemudian diamankan Selasa (25/9) malam. Pada petugas, pelaku mengaku selama ini ia menyewakan lagi mobil sewaan milik korban.

“Selama dua bulan membawa mobil sewaan milik pelapor, tersangka hanya membayar enam hari.Selama itu pula, dia mendapat keuntungan dari menyewakan mobil itu hingga Rp 25 juta,” terang Agung.

Setelah diamankan, petugas menggiringnya ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Tersangka kini ditahan untuk menjalani proses penyidikan. Dia dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

“Kami sudah mengamankan kartu ATM tersangka yang dipakai untuk transaksi sewa serta BPKB kendaraan sebagai barang bukti dalam kasus ini,” pungkasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/