alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Curi Onderdil Bekas, 2 Montir asal Purworejo dan Kraton Ini Dibekuk

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

POHJENTREK, Radar Bromo– Deny Setiawan, 41, warga Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dan Abdul Karim, 32, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan terancam kehilangan pekerjaan. Tak hanya itu, montir bengkel itu juga harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi.

Keduanya telah menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh M Romli, pemilik bengkel di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Mereka mencuri sejumlah onderdil bekas di bengkel tempatnya bekerja.

Kedua pelaku melancarkan aksinya ketika diminta merapikan peralatan bengkel di dalam gudang. Saat itulah keduanya mencuri beberapa onderdil bekas. Di antaranya empat buah tromol, tiga set pir, dan lima piringan kampas rem. Aksi pencurian itu dilakukan pada 14 Juni 2019.

“Dua tersangka mengangkut barang-barang tersebut menggunakan mobil pikap inventaris di bengkel milik korban,” ungkap Kapolsek Pohjentrek AKP Nanang Sugiono.

Setelah membawa kabur barang curian itu, kedua tersangka lantas menjualnya ke seorang penadah. Hasil penjualan itu dibagi rata. Total kerugian ditafsir mencapai Rp 17 juta.

Polisi kemudian menyelidiki dua tersangka setelah mendapat laporan. Dua tersangka diamankan secara bergiliran. Polisi lebih dulu menangkap Deny Setiawan, Rabu (2/10) dini hari. Beberapa jam kemudian, polisi meringkus Abdul Karim pada Kamis (3/10) pagi.

Mereka kini meringkuk dibalik sel Mapolsek Pohjentrek. “Dua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkas Nanang. (tom/fun)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

POHJENTREK, Radar Bromo– Deny Setiawan, 41, warga Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dan Abdul Karim, 32, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan terancam kehilangan pekerjaan. Tak hanya itu, montir bengkel itu juga harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi.

Keduanya telah menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh M Romli, pemilik bengkel di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Mereka mencuri sejumlah onderdil bekas di bengkel tempatnya bekerja.

Mobile_AP_Half Page

Kedua pelaku melancarkan aksinya ketika diminta merapikan peralatan bengkel di dalam gudang. Saat itulah keduanya mencuri beberapa onderdil bekas. Di antaranya empat buah tromol, tiga set pir, dan lima piringan kampas rem. Aksi pencurian itu dilakukan pada 14 Juni 2019.

“Dua tersangka mengangkut barang-barang tersebut menggunakan mobil pikap inventaris di bengkel milik korban,” ungkap Kapolsek Pohjentrek AKP Nanang Sugiono.

Setelah membawa kabur barang curian itu, kedua tersangka lantas menjualnya ke seorang penadah. Hasil penjualan itu dibagi rata. Total kerugian ditafsir mencapai Rp 17 juta.

Polisi kemudian menyelidiki dua tersangka setelah mendapat laporan. Dua tersangka diamankan secara bergiliran. Polisi lebih dulu menangkap Deny Setiawan, Rabu (2/10) dini hari. Beberapa jam kemudian, polisi meringkus Abdul Karim pada Kamis (3/10) pagi.

Mereka kini meringkuk dibalik sel Mapolsek Pohjentrek. “Dua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkas Nanang. (tom/fun)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2