alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Maling Obok-Obok Desa Pedagangan di Tiris, 2 Sapi Raib

TIRIS, Radar Bromo–  Kawanan maling sapi mengobok-obok Kecamatan Tiris. Aksi pencurian sapi kali ini menyasar Desa Pedagangan. Dua ekor sapi milik warga berhasil dibawa kabur, Jumat (3/8) dini hari.

Maling membawa kabur dua ekor sapi yang dipelihara oleh Suyono, 30, warga Dusun Krajan 1, Desa Pedagangan. Sapi tersebut merupakan milik warga dusun setempat yakni Pua yang rumahnya berada 100 meter di sisi utara kandang.

Korban mengetahui sapi sudah tidak berada di dalam kandang saat hendak memberikan pakan pagi hari. “Sapi yang hilang merupakan titipan tetangganya,” ujar perangkat Desa Pedagangan, Muhammad Saifuddin.

Sebelum pencurian terjadi, malam harinya Suyono sempat memberi pakan. Dia lalu pulang ke rumah. Pagi harinya, sekitar pukul 03.30 saat mau slat subuh, Suyono mengecek kandang. Dia kaget karena sapi sudah tak ada dan kondisi pintu kandang yang berkonstruksi semi permanen, rusak. Dia lalu melapor ke pemilik sapi dan kepala desa.

“Lingkungan sekitar memang jarang pemukiman. Hanya ada empat rumah. Sapi dibawa lari dengan cara membobol pintu kandang,” katanya.

Tidak tinggal diam warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pencairan sapi. Sayangnya pencarian tak menuai hasil.

Kanit Reskrim Polsek Tiris Aiptu Yuniarto mengatakan belum mengetahui kejadian tersebut. “Tidak ada laporan warga kemalingan sapi,” tuturnya. (ar/fun)

TIRIS, Radar Bromo–  Kawanan maling sapi mengobok-obok Kecamatan Tiris. Aksi pencurian sapi kali ini menyasar Desa Pedagangan. Dua ekor sapi milik warga berhasil dibawa kabur, Jumat (3/8) dini hari.

Maling membawa kabur dua ekor sapi yang dipelihara oleh Suyono, 30, warga Dusun Krajan 1, Desa Pedagangan. Sapi tersebut merupakan milik warga dusun setempat yakni Pua yang rumahnya berada 100 meter di sisi utara kandang.

Korban mengetahui sapi sudah tidak berada di dalam kandang saat hendak memberikan pakan pagi hari. “Sapi yang hilang merupakan titipan tetangganya,” ujar perangkat Desa Pedagangan, Muhammad Saifuddin.

Sebelum pencurian terjadi, malam harinya Suyono sempat memberi pakan. Dia lalu pulang ke rumah. Pagi harinya, sekitar pukul 03.30 saat mau slat subuh, Suyono mengecek kandang. Dia kaget karena sapi sudah tak ada dan kondisi pintu kandang yang berkonstruksi semi permanen, rusak. Dia lalu melapor ke pemilik sapi dan kepala desa.

“Lingkungan sekitar memang jarang pemukiman. Hanya ada empat rumah. Sapi dibawa lari dengan cara membobol pintu kandang,” katanya.

Tidak tinggal diam warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pencairan sapi. Sayangnya pencarian tak menuai hasil.

Kanit Reskrim Polsek Tiris Aiptu Yuniarto mengatakan belum mengetahui kejadian tersebut. “Tidak ada laporan warga kemalingan sapi,” tuturnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/