alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Buru Pencurian Sapi di Banyuanyar hingga Lumajang

BANYUANYAR, Radar BromoUpaya pencarian sapi milik warga Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Polisi mencari sapi yang dibawa kabur maling itu sampai ke wilayah hukum Polres Lumajang. Yakni, ke Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andri Okta mengatakan, pencarian dilakukan puluhan warga Desa Gununggeni serta sejumlah polisi. Mereka menelusuri sejumlah wilayah yang diduga menjadi jalur pelarian maling sapi. “Pencarian masih dilakukan secara manual dengan mengikuti jejak sapi. Serta menyisir wilayah lain,” ujarnya.

Pencarian mengalami sedikit kendala. Tidak hanya minimnya petunjuk yang mampu mengarahkan ke lokasi maling sapi menyembunyikan hasil curiannya. Tetapi, juga kondisi medan yang berupa jalan setapak yang berlumpur. Sehingga, saat melintasi ruas jalan perlu berhati-hati agar tidak tergelincir. “Medan yang dilalui sedikit menantang. Belum ada petunjuk yang mampu memberikan titik terang,” ujarnya.

Selama pencarian warga dan polisi tidak hanya melacak jejak kaki sapi. Namun, juga memeriksa sejumlah saksi. Serta, menghimpun informasi dari warga yang dijumpai. Namun, belum ada petunjuk jelas. “Daya dan upaya sudah dilakukan,” ujarnya.

Diketahui, kawanan maling mengobok-obok Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar. Senin (2/8), mereka mengondol tujuh ekor sapi milik warga. Tiga sapi berhasil ditemukan, sementara empat ekor lainnya masih dalam pencarian.

Kawanan maling itu membawa kabur lima ekor sapi milik Nawi, 60, warga Dusun Lepak’an. Serta, dua ekor sapi milik Tris, 65, warga Dusun Nangger. Mereka mengetahui sapinya raib saat hendak memberikan pakan pada Senin pagi. Setelah dicari, seekor sapi milik Tris, ditemukan. Milik Nawi, baru ditemukan dua ekor. (ar/rud)

BANYUANYAR, Radar BromoUpaya pencarian sapi milik warga Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Polisi mencari sapi yang dibawa kabur maling itu sampai ke wilayah hukum Polres Lumajang. Yakni, ke Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andri Okta mengatakan, pencarian dilakukan puluhan warga Desa Gununggeni serta sejumlah polisi. Mereka menelusuri sejumlah wilayah yang diduga menjadi jalur pelarian maling sapi. “Pencarian masih dilakukan secara manual dengan mengikuti jejak sapi. Serta menyisir wilayah lain,” ujarnya.

Pencarian mengalami sedikit kendala. Tidak hanya minimnya petunjuk yang mampu mengarahkan ke lokasi maling sapi menyembunyikan hasil curiannya. Tetapi, juga kondisi medan yang berupa jalan setapak yang berlumpur. Sehingga, saat melintasi ruas jalan perlu berhati-hati agar tidak tergelincir. “Medan yang dilalui sedikit menantang. Belum ada petunjuk yang mampu memberikan titik terang,” ujarnya.

Selama pencarian warga dan polisi tidak hanya melacak jejak kaki sapi. Namun, juga memeriksa sejumlah saksi. Serta, menghimpun informasi dari warga yang dijumpai. Namun, belum ada petunjuk jelas. “Daya dan upaya sudah dilakukan,” ujarnya.

Diketahui, kawanan maling mengobok-obok Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar. Senin (2/8), mereka mengondol tujuh ekor sapi milik warga. Tiga sapi berhasil ditemukan, sementara empat ekor lainnya masih dalam pencarian.

Kawanan maling itu membawa kabur lima ekor sapi milik Nawi, 60, warga Dusun Lepak’an. Serta, dua ekor sapi milik Tris, 65, warga Dusun Nangger. Mereka mengetahui sapinya raib saat hendak memberikan pakan pada Senin pagi. Setelah dicari, seekor sapi milik Tris, ditemukan. Milik Nawi, baru ditemukan dua ekor. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/