Pengedar asal Alassumur Kulon Ini Dibekuk Bersama Ribuan Pil

PAJARAKAN, Radar Bromo – Ismail, 31, warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diciduk Satreskoba polres setempat. Dia dibekuk lantaran kedapatan mengedarkan pil sediaan farmasi tanpa izin.

Penangkapan itu dilakukan Sabtu (1/8) lalu sekitar pukul 18.00. Pelaku ditangkap di rumahnya sendiri tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasatreskoba Polres Probolinggo AKP Sujilan mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat. Dalam laporannya, masyarakat kerap melihat tempat tinggal tersangka sering digunakan untuk transaksi pil Dextrometrophan. Karena itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Kami langsung selidiki. Ternyata benar dan kami langsung upayakan penangkapan,” tandasnya.

Seusai menangkap, pihaknya juga menggeledah rumah tersangka. Alhasil, petugas menemukan ribuan barang bukti pil Dextrometrophan. “BB yang kami amankan ada 10 boks pil warna kuning jenis Dextrometrophan masing–masing boks berisi 1.000 butir dengan jumlah keseluruhan 10.000 butir. Juga uang tunai Rp 666.000 dan 1 buah tas pinggang warna hitam,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan sengaja menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi atau obat obatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau mutu serta tidak memiliki izin edar berupa pil warna kuning jenis Dextrometrophan. ” Sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan,” kata pria yang pernah ditugas di Jember itu. (sid/fun)