Tergiur Rp 200 Ribu, Pengangguran asal Kebonagung Ini Nekat Jadi Pengedar

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Tak punya pekerjaan membuat M. Zulqoiri Ednan Alfaris, 24, warga Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan berbuat nekat. Ia menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu (SS). Syukur sepak terjangnya berhasil dihentikan tim Satreskoba Polres Pasuruan Kota.

Pria yang seharinya pengangguran ini berhasil dibekuk Kamis (2/7) sekitar pukul 01.15 wib di depan Gang Melon Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Gentong Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Dari tangan pelaku, Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan satu klip sabu seberat 0,26 gram.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto mengungkapkan, penangkapan tersangka ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di sekitar Jalan Slamet Riyadi Kota Pasuruan sering terjadi peredaran narkotika. Dari informasi ini, petugas kepolisian melakukan penyelidikan, dan ternyata memang benar informasi tersebut.

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka sudah menjadi pengedar SS sejak sebulan terakhir. Hal ini disebabkan karena ia tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan.

Untuk setiap gramnya dijual dengan harga Rp 1,2 juta dan mendapatkan keuntungan Rp 200 ribu. Ia pun dikenakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tentang narkotika. Ancaman hukumannya mencapai 12 tahun.

“Alasannya karena motif ekonomi. Ia tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan. Selama ini, tersangka memang tidak memiliki pekerjaan tetap,” sebut Endy. (riz/fun)