alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pelaku Curanmor asal Pakuniran Pernah Beraksi di 4 TKP Berbeda

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Polisi terus melakukan pengembangan kasus pencurian yang dilakukan Herman, 34, warga Dusun Karang Duwek, Desa Gondosuli, Kecamatan Pakuniran dan Ahmad Fauzi, 26, warga Dusun Krajan, Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar. Hasilnya, kedua pelaku mengaku melakukan aksi curanmor di 4 lokasi berbeda.

Kanitreskrim Polsek Pakuniran, Bripka Adi Perdana mengatakan, usai menangkap pelaku, polisi melakukan pemeriksaan intensif. Hal ini bukan tanpa alasan karena salah satu dari pelaku merupakan seorang residivis yang pernah mendekam di penjara. Dari pengakuan yang diungkapkan pelaku, lantas polisi meminta menunjukkan tempat persembunyian motor hasil tidak kejahatan.

“Begitu tertangkap, selanjutnya kami dalami. Pelaku pun kami keler dan diperoleh sekitar 10 unit motor hasil tindak pidana,” ungkapnya.

Selanjutnya polisi terus medalami kasus dengan memeriksa kembali pelaku. Seluruh motor yang berhasil didapat merupakan aksi kejahatan yang dilakukan di 4 lokasi. Meliputi 3 lokasi berada di Kabupaten Probolinggo yakni Kecamatan Pakuniran, Paiton, dan Gading. Sementara sisanya hasil aksinya di Situbondo.

Pelaku Curanmor asal Pakuniran-Kotaanyar Ditembak Kakinya

“Kalau murni saat ditangkap ada 3 unit motor hasil curian, dan beberapa sparepart motor yang berhasil diamankan dirumah masing-masing tersangka. Sedangkan 7 unit lainnya hasil pengembangan. Pemeriksaan lanjutan masih kami lakukan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, dua pelaku pencurian kendaraan bermotor ditangkap Unit Reskrim Polsek Pakuniran bersama dengan Opsnal Reskrim Polres Probolinggo dan Unit Reskrim Polsek Kotaanyar Kamis (29/4) dini hari. Keduanya harus dihadiahi timah panas lantaran melawan saat hendak ditangkap.

Pelaku melakukan aksi pencurian motor hari selasa (27/4) sekitar pukul 12.00. Saat itu korban, Halil, 34,warga Dusun Krajan, Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, mengendarai Honda Vario 12 bernopol N 2602 NE, ke warung di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran. Usai diparkir, korban masuk ke dalam warung. Satu pelaku pura-pura pesan kopi dan yang satunya mengambil kunci motor dan membawa kabur.

Herman yang merupakan seorang residivis kasus penganiayaan dan narkotika. Berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Gondosuli. Pada pukul 01.00 polisi. Selang 30 menit kemudian polisi menangkap Ahmad Fauzi di rumahnya Desa Sambirampak Kidul, Kecamayatan Kotaanyar. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Polisi terus melakukan pengembangan kasus pencurian yang dilakukan Herman, 34, warga Dusun Karang Duwek, Desa Gondosuli, Kecamatan Pakuniran dan Ahmad Fauzi, 26, warga Dusun Krajan, Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar. Hasilnya, kedua pelaku mengaku melakukan aksi curanmor di 4 lokasi berbeda.

Kanitreskrim Polsek Pakuniran, Bripka Adi Perdana mengatakan, usai menangkap pelaku, polisi melakukan pemeriksaan intensif. Hal ini bukan tanpa alasan karena salah satu dari pelaku merupakan seorang residivis yang pernah mendekam di penjara. Dari pengakuan yang diungkapkan pelaku, lantas polisi meminta menunjukkan tempat persembunyian motor hasil tidak kejahatan.

“Begitu tertangkap, selanjutnya kami dalami. Pelaku pun kami keler dan diperoleh sekitar 10 unit motor hasil tindak pidana,” ungkapnya.

Mobile_AP_Half Page

Selanjutnya polisi terus medalami kasus dengan memeriksa kembali pelaku. Seluruh motor yang berhasil didapat merupakan aksi kejahatan yang dilakukan di 4 lokasi. Meliputi 3 lokasi berada di Kabupaten Probolinggo yakni Kecamatan Pakuniran, Paiton, dan Gading. Sementara sisanya hasil aksinya di Situbondo.

Pelaku Curanmor asal Pakuniran-Kotaanyar Ditembak Kakinya

“Kalau murni saat ditangkap ada 3 unit motor hasil curian, dan beberapa sparepart motor yang berhasil diamankan dirumah masing-masing tersangka. Sedangkan 7 unit lainnya hasil pengembangan. Pemeriksaan lanjutan masih kami lakukan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, dua pelaku pencurian kendaraan bermotor ditangkap Unit Reskrim Polsek Pakuniran bersama dengan Opsnal Reskrim Polres Probolinggo dan Unit Reskrim Polsek Kotaanyar Kamis (29/4) dini hari. Keduanya harus dihadiahi timah panas lantaran melawan saat hendak ditangkap.

Pelaku melakukan aksi pencurian motor hari selasa (27/4) sekitar pukul 12.00. Saat itu korban, Halil, 34,warga Dusun Krajan, Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, mengendarai Honda Vario 12 bernopol N 2602 NE, ke warung di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran. Usai diparkir, korban masuk ke dalam warung. Satu pelaku pura-pura pesan kopi dan yang satunya mengambil kunci motor dan membawa kabur.

Herman yang merupakan seorang residivis kasus penganiayaan dan narkotika. Berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Gondosuli. Pada pukul 01.00 polisi. Selang 30 menit kemudian polisi menangkap Ahmad Fauzi di rumahnya Desa Sambirampak Kidul, Kecamayatan Kotaanyar. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2