alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ngaku Pensiunan Polri-Janjikan Kerja, Kakek asal Rejoso Gondol Motor

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo–Tua-tua keladi. Semakin tua, semakin menjadi. Bukannya menikmati hari tua bareng keluarga. Arifin, 60 kini malah melewati hari-harinya dari balik jeruji besi.

Lelaki asal Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu ditahan lantaran melakukan tipu-tipu hingga membuatnya masuk penjara. Bukan hanya sekali ini ia masuk bui. Ia juga pernah masuk penjara, gara-gara kasus pencurian.

Kanitreskrim Polsek Bangil, Ipda Sugeng Irawan menyampaikan, tersangka ditangkap Senin malam (2/5). Ia ditangkap di rumahnya, setelah petugas petugas memperoleh laporan atas ulah nakal tersangka.

Ia diduga melakukan tipu-tipu. Motor orang digondol dan dijual untuk memenuhi kebutuhannya.
Sugeng menguraikan, kasus penipuan dengan penggelapan itu, bermula saat korban, Muhammad Taufiqurahman, 33, warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dijanjikan sebuah pekerjaan. Koban mempercayai tersangka, lantaran Arifin, merupakan kenalan ayah korban, Romli.

Kepada korban, tersangka mengaku sebagai pensiunan polisi. Untuk meyakinkan, ia sering membawa HT saat bepergian. “Tersangka menjanjikan pekerjaan kepada korban. Ia dijanjikan akan dipekerjakan di pabrik di wilayah PIER. Korban percaya, karena tersangka kenalan ayahnya. Dan lagi, ia mengaku pensiunan polisi,” timpal Sugeng.

Hingga 29 Maret 2021 kemudian, keduanya ketemuan di persimpangan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Selanjutnya, mereka berboncengan menuju arah Bangil. Keduanya mengendarai motor Honda Supra X nopol N 6937 WF milik korban.

Sampai di Bangil, mereka tak lantas ke PIER. Tapi, tersangka membawa korban ke Alun-alun Bangil. Di sana, tersangka mengerjai korban.

Ia meminta korban lakukan tes fisik. Dengan lari-lari mengelilingi Alun-alun. Sementara, tersangka memainkan perannya, layaknya seorang anggota yang mendapatkan perintah dari atasannya.

“Dia pura-pura mendapatkan perintah dari atasannya. Sambil memainkan HT, ia mengaku kalau memperoleh kontak dari komandannya agar segera merapat ke Mapolres Pasuruan,” beber Sugeng.

Tersangka pun pergi dari Alun-alun dan meminjam motor korban. Ngakunya, sebentar. Tapi, lama menunggu, tersangka tak kunjung datang kembali. Hal itu, membuat korban kesal. Ia pun melaporkan kasus ini, kepihak kepolisian.  “Kami kemudian melakukan penyelidikan. Dan berhasil menangkap pelaku Senin malam,” imbuhnya.

Tersangka ditahan atas pelanggaran pasal 372 jo 378 KUHP tentang penipuan dengan penggelapan. Ia pun terancam hukuman 4 tahun penjara.

Menurut Sugeng, tidak hanya sekali ini tersangka ditahan. Sebelumnya, ia juga pernah melakukan tindak pencurian pada 2011 lalu. “Ia divonis setahun penjara, atas kasus pencurian besi di perusahaannya bekerja,” ulasnya.

Kepada wartawan, Arifin mengaku, kalau membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya kepepet mas. Karena hasil dari mencari rongsokan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan,” tutur Arifin. (one/mie)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo–Tua-tua keladi. Semakin tua, semakin menjadi. Bukannya menikmati hari tua bareng keluarga. Arifin, 60 kini malah melewati hari-harinya dari balik jeruji besi.

Lelaki asal Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu ditahan lantaran melakukan tipu-tipu hingga membuatnya masuk penjara. Bukan hanya sekali ini ia masuk bui. Ia juga pernah masuk penjara, gara-gara kasus pencurian.

Kanitreskrim Polsek Bangil, Ipda Sugeng Irawan menyampaikan, tersangka ditangkap Senin malam (2/5). Ia ditangkap di rumahnya, setelah petugas petugas memperoleh laporan atas ulah nakal tersangka.

Mobile_AP_Half Page

Ia diduga melakukan tipu-tipu. Motor orang digondol dan dijual untuk memenuhi kebutuhannya.
Sugeng menguraikan, kasus penipuan dengan penggelapan itu, bermula saat korban, Muhammad Taufiqurahman, 33, warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dijanjikan sebuah pekerjaan. Koban mempercayai tersangka, lantaran Arifin, merupakan kenalan ayah korban, Romli.

Kepada korban, tersangka mengaku sebagai pensiunan polisi. Untuk meyakinkan, ia sering membawa HT saat bepergian. “Tersangka menjanjikan pekerjaan kepada korban. Ia dijanjikan akan dipekerjakan di pabrik di wilayah PIER. Korban percaya, karena tersangka kenalan ayahnya. Dan lagi, ia mengaku pensiunan polisi,” timpal Sugeng.

Hingga 29 Maret 2021 kemudian, keduanya ketemuan di persimpangan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Selanjutnya, mereka berboncengan menuju arah Bangil. Keduanya mengendarai motor Honda Supra X nopol N 6937 WF milik korban.

Sampai di Bangil, mereka tak lantas ke PIER. Tapi, tersangka membawa korban ke Alun-alun Bangil. Di sana, tersangka mengerjai korban.

Ia meminta korban lakukan tes fisik. Dengan lari-lari mengelilingi Alun-alun. Sementara, tersangka memainkan perannya, layaknya seorang anggota yang mendapatkan perintah dari atasannya.

“Dia pura-pura mendapatkan perintah dari atasannya. Sambil memainkan HT, ia mengaku kalau memperoleh kontak dari komandannya agar segera merapat ke Mapolres Pasuruan,” beber Sugeng.

Tersangka pun pergi dari Alun-alun dan meminjam motor korban. Ngakunya, sebentar. Tapi, lama menunggu, tersangka tak kunjung datang kembali. Hal itu, membuat korban kesal. Ia pun melaporkan kasus ini, kepihak kepolisian.  “Kami kemudian melakukan penyelidikan. Dan berhasil menangkap pelaku Senin malam,” imbuhnya.

Tersangka ditahan atas pelanggaran pasal 372 jo 378 KUHP tentang penipuan dengan penggelapan. Ia pun terancam hukuman 4 tahun penjara.

Menurut Sugeng, tidak hanya sekali ini tersangka ditahan. Sebelumnya, ia juga pernah melakukan tindak pencurian pada 2011 lalu. “Ia divonis setahun penjara, atas kasus pencurian besi di perusahaannya bekerja,” ulasnya.

Kepada wartawan, Arifin mengaku, kalau membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya kepepet mas. Karena hasil dari mencari rongsokan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan,” tutur Arifin. (one/mie)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2