alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Rumah Pengacara di Wiroborang Dibobol, Dua Motor Amblas

MAYANGAN, Radar Bromo– Rumah seorang pengacara di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, disatroni maling. Kamis (3/2) dini hari, para penjahat itu menggondol dua motor sekaligus. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Korbannya adalah Novan Agus Priyanto, 42. Ia merupakan seorang pengacara yang tinggal di RT 7/RW 4, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan. Dua motor yang dicuri berupa motor sport Yamaha R 15 bernopol N 2003 NBB dan motor Honda Vario bernopol N 2345 QX.

Novan mengatakan, sekitar pukul 02.00, ayahnya Misri Wijaya, 65, masih terjaga. Saat itu, dua motornya masih berada di tempatnya. Aman. Katanya, saat itu Misri bangun untuk persiapan makan sahur karena berpuasa Rajab.

Sekitar pukul 03.30, Misri hendak ke masjid untuk salat Subuh berjamaah. Saat itulah, ia mendapati dua motor yang diparkir bersama satu unit mobil dan dua motor lainnya itu raib.

“Di teras depan ini ada empat motor dan satu mobil. Pelaku mencuri dua motor yang sama-sama ada di teras,” jelas Novan, ketika ditemui di rumahnya, kemarin.

Mengetahui dua motor hilang dan pagar rumah terbuka, Misri langsung berteriak. Novan yang saat itu berada di dalam rumah keluar. Ia berusaha mencari motornya yang diembat maling. “Saya langsung keluar kamar. Sempat melakukan pengejaran, namun tidak ditemukan,” ujarnya.

Pelaku beraksi dengan merusak gembok pagar depan rumah korban. Bahkan, mereka juga membawa gemboknya. Diduga pelaku masuk dan menggasak motor korban sekitar pukul 03.00.

“Kami sudah melaporkan ke Polresta dan juga sudah terbit LP (laporan). Harapan kami, semoga pelaku ketemu. Sebab, aksi curanmor (pencurian kendaraan bermotor) saat ini marak. Entah ada kaitannya dengan pilkades atau tidak. Namun hal ini harus diambil langkah cepat,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengaku telah mendapatkan laporan dari korban. Sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo– Rumah seorang pengacara di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, disatroni maling. Kamis (3/2) dini hari, para penjahat itu menggondol dua motor sekaligus. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Korbannya adalah Novan Agus Priyanto, 42. Ia merupakan seorang pengacara yang tinggal di RT 7/RW 4, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan. Dua motor yang dicuri berupa motor sport Yamaha R 15 bernopol N 2003 NBB dan motor Honda Vario bernopol N 2345 QX.

Novan mengatakan, sekitar pukul 02.00, ayahnya Misri Wijaya, 65, masih terjaga. Saat itu, dua motornya masih berada di tempatnya. Aman. Katanya, saat itu Misri bangun untuk persiapan makan sahur karena berpuasa Rajab.

Sekitar pukul 03.30, Misri hendak ke masjid untuk salat Subuh berjamaah. Saat itulah, ia mendapati dua motor yang diparkir bersama satu unit mobil dan dua motor lainnya itu raib.

“Di teras depan ini ada empat motor dan satu mobil. Pelaku mencuri dua motor yang sama-sama ada di teras,” jelas Novan, ketika ditemui di rumahnya, kemarin.

Mengetahui dua motor hilang dan pagar rumah terbuka, Misri langsung berteriak. Novan yang saat itu berada di dalam rumah keluar. Ia berusaha mencari motornya yang diembat maling. “Saya langsung keluar kamar. Sempat melakukan pengejaran, namun tidak ditemukan,” ujarnya.

Pelaku beraksi dengan merusak gembok pagar depan rumah korban. Bahkan, mereka juga membawa gemboknya. Diduga pelaku masuk dan menggasak motor korban sekitar pukul 03.00.

“Kami sudah melaporkan ke Polresta dan juga sudah terbit LP (laporan). Harapan kami, semoga pelaku ketemu. Sebab, aksi curanmor (pencurian kendaraan bermotor) saat ini marak. Entah ada kaitannya dengan pilkades atau tidak. Namun hal ini harus diambil langkah cepat,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengaku telah mendapatkan laporan dari korban. Sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/