Dalami CCTV untuk Tangkap Pelaku Lain Pengeroyok Remaja di Malam Tahun Baru

BARU SATU: Nurizky Buwono, pelaku pengeroyokan yang sudah diamankan di Mapolsek Pandaan bersama barang bukti berupa rantai kalung (inset). Polisi masih memburu pelaku lain yang mengeroyok dua remaja saat malam pergantian tahun. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN – Proses lidik maraton kini ditempuh unit reskrim Polsek Pandaan untuk menuntaskan kasus pengeroyokan di malam pergantian tahun di seberang jalan depan PT MSD, Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamataan Pandaan. Dalam perkara yang mengakibatkan dua remaja terluka, polisi tengah memburu pelaku lainnya.

KORBAN: Rendi dan Sondik (foto inset) yang menjadi korban pengeroyokan. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Sejauh ini, sudah satu orang pelaku diamankan. Sekaligus juga memeriksa tiga orang saksi mengetahui kejadian pengeroyokan tersebut. Dia adalah Nurizky Buwono. Polisi masih terus memburu pelaku lainnya belum tertangkap, lantaran pelakunya diperkirakan lebih dari satu orang atau banyak.

“Kasus pengeroyokan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Proses lidiknya tetap jalan terus. Karena masih satu orang pelaku sudah tertangkap, dan sisa lainnya masih belum,” tukas Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan.

Untuk mengungkap sekaligus menangkap para pelaku lainnya, diduga mencapai belasan orang berdasarkan keterangan dari saksi-saksi. Pihaknya kini fokus dalami rekaman CCTV, yang berada di sekitaran TKP.

“Rekaman CCTV nya dipastikan ada, saat ini proses mengumpulkan dari beberapa titik. Selanjutnya kami pelajari dan dalami dulu,” ungkapnya.

Pengumpulan dan dalami rekaman CCTV ini ia tegaskan penting, untuk mendukung sekaligus mengungkap para pelaku pengeroyokannya. Baik dilihat dari wajah, pakaian yang dikenakan, serta ciri-ciri lainnya.

Menginggat saat kejadian di TKP berlangsung cepat, orangnya banyak. Beberapa orang tersebut ada yang melakukan penyerangan terhadap korban beserta temannya maupun berlalu lalang.

Namun polisi menemui kendala dalam penyelidikan. Sebab penerangan sekitar juga gelap.

“Setelah kami pelajari, selanjutnya dikomparasikan dengan saksi-saksi. Baru kemudian ungkap sekaligus menangkap para pelakunya,” jelas mantan KBO Satnarkoba Polres Pasuruan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rendi dan Sondik Ari dikeroyok oleh sejumlah orang saat malam pergantian tahun. Akibat pengeroyokan itu, keduanya mengalami luka-luka hingga harus mendapat perawatan medis di Puskesmas Pandaan. (zal/fun)