alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Penahanan Bupati Probolinggo Nonaktif dan Suami Kembali Diperpanjang

JAKARTA, Radar Bromo – Proses penyidikan dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo belum juga tuntas. Hingga Kamis (2/12), penyidik KPK belum juga melimpahkan berkas empat tersangka penerima suap ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Bahkan, penahanan Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Beserta dua tersangka lain, kembali diperpanjang selama 30 hari. Terhitung sejak 29 November hingga 28 Desember 2021. Perpanjangan penahanan itu sesuai penetapan kedua oleh Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya.

Kempat tersangka yaitu Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, Hasan Aminuddin (HA) yang juga mantan anggota DPR RI. Serta, dua mantan camat yakni, Mantan Camat Paiton Muhammad Ridwan dan Mantan Camat Krejengan Dodik.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menerangkan, proses penyidikan dugaan jual beli jabatan untuk empat tersangka masih berlanjut. Pihaknya masih terus mengumpulkan alat bukti lebih maksimal untuk keempat tersangka yang disangka sebagai penerima suap.

”Pemberkasan perkara masih terus dilengkapi oleh tim penyidik dengan tetap mengagendakan pemanggilan saksi-saksi yang terkait dengan perkara ini,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

JAKARTA, Radar Bromo – Proses penyidikan dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo belum juga tuntas. Hingga Kamis (2/12), penyidik KPK belum juga melimpahkan berkas empat tersangka penerima suap ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Bahkan, penahanan Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Beserta dua tersangka lain, kembali diperpanjang selama 30 hari. Terhitung sejak 29 November hingga 28 Desember 2021. Perpanjangan penahanan itu sesuai penetapan kedua oleh Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya.

Kempat tersangka yaitu Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, Hasan Aminuddin (HA) yang juga mantan anggota DPR RI. Serta, dua mantan camat yakni, Mantan Camat Paiton Muhammad Ridwan dan Mantan Camat Krejengan Dodik.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menerangkan, proses penyidikan dugaan jual beli jabatan untuk empat tersangka masih berlanjut. Pihaknya masih terus mengumpulkan alat bukti lebih maksimal untuk keempat tersangka yang disangka sebagai penerima suap.

”Pemberkasan perkara masih terus dilengkapi oleh tim penyidik dengan tetap mengagendakan pemanggilan saksi-saksi yang terkait dengan perkara ini,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

MOST READ

BERITA TERBARU