Cleaning Service di RSI Masyitoh Curi Kotak Amal, Congkel Brankas Berisi Rp 10 Juta hingga Laci Kasir

DIPERIKSA: Fathulloh, 35, diperiksa di Polsek Bangil. Petugas juga menunjukkan barang bukti (BB) yaitu dua buah kotak amal yang dicuri pelaku dan uang Rp 10 juta dari brankas yang gagal dicuri. (Foto: Polsek Bangil for Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Apa yang dilakukan Fathulloh, 35, warga Krajan, Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, ini sungguh keterlaluan. Lelaki yang bekerja sebagai cleaning service ini nekat membobol brankas di tempat kerjanya.

Aksi tersebut dilakukannya Minggu (31/6) pukul 10.00. Ketika itu, tersangka seperti biasa tengah bersih-bersih di tempatnya bekerja, RSI Masyitoh Bangil. Saat bersih-bersih itulah, ia melihat dua buah kotak amal di meja kasir.

Melihat kotak amal itu, hatinya menjadi gelap. Ia pun menggondol uang Rp 150 ribu yang ada di dalamnya.

Tidak cukup hanya itu. Pelaku kembali tergoda hatinya, saat melihat brankas di ruangan kasir. Dia pun berniat mencuri isi brankas.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku lantas mengambil gunting. Dia kemudian mencongkel brankas tersebut.

DIAMANKAN: Tersangka bersama baang bukti yang sudah diamankan di Mapolsek Bangil. (Foto: Polsek Bangil for Radar Bromo)

 

“Di dalamnya, ada uang Rp 10 juta. Tapi, tersangka tidak berhasil membuka brankas itu,” jelas Kapolsek Bangil Kompol Eko Heru.

Tak berhasil membuka brankas, pelaku mencari sasaran lain. Kali ini, laci kasir jadi incarannya. Masih menggunakan gunting, dia pun mencongkel laci kasir. Harapannya, ia bisa mendapatkan lebih banyak uang lagi dari laci itu.

Namun, harapannya tak sesuai kenyataan. Saat berhasil dibuka, ternyata tidak ada uang di laci kasir.

Gagal dengan upayanya itu, pelaku kemudian melanjutkan pekerjaannya. Hingga keesokan harinya, petugas kasir menemukan ada kejanggalan. Karena laci dan brankas tempat penyimpanan uang seperti ada yang merusak.

“Dari temuan itulah, pihak rumah sakit kemudian melaporkan ke Polsek Bangil. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan penelusuran,” tambahnya.

Upaya itu membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapati titik terang. Pelakunya, tak lain Fathulloh yang berprofesi sebagai cleaning service di rumah sakit setempat. Tersangka pun ditangkap di tempatnya bekerja.

“Kami menangkapnya Selasa (2/6) sekitar pukul 12.00. Saat itu, tersangka sedang berada di tempat kerjanya,” beber Kapolsek.

Pelaku sendiri menggunakan uang kotak amal untuk kebutuhannya sehari-hari. Saat ditangkap, pelaku sudah menggunakan hampir semua uang curiannya. Yang belum terpakai hanya Rp 23 ribu.

Menurut Eko Heru, tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara. Ia disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (one/hn/fun)