alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kuli Bangunan asal Maron-Gending Edarkan Pil

BANYUANYAR, Radar Bromo – Dua orang target operasi Polres Probolinggo akhirnya diamankan. Mereka diburu kerena meresahkan masyarakat. Menjadi pengedar pil koplo.

Keduanya sama-sama warga Kabupaten Probolinggo. Yakni, Yusa Krisdiantoro, 24, warga Dusun Gluduk, Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron dan Syaiful, 30, warga Dusun Sumber, Desa Sebaung Kecamatan Gending.

Kasi Humas Polres Probolinggo Bripka Muhtar Yuliharto mengatakan, kedua tersangka ditangkap pada Kamis (31/3) malam. Saat itu, mereka berada di pinggir jalan di Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar. Keduanya diamankan ketika mengedarkan sediaan farmasi berupa pil Dextrometophan dan Trihexyphenidyl.

“Saat diamankan kedua tersangka tidak dapat mengelak. Karena dari tangan mereka, kami temukan barang bukti pil jenis Dextrometophan dan Trihexyphenidyl,” katanya.

Dari tersangka Yusa, diamankan 2 boks yang masing-masing berisi 1.000 butir pil Dextrometophan. Ada juga satu unit handphone yang digunakan untuk bertransaksi.

Dari tersangka Syaiful diamankan 7 poket pil. Setiap poket berisi 50 butir pil Trihexypenidyl. Selain itu, ada uang Rp 300 ribu yang diduga hasil penjualan pil. “Kedua tersangka ditahan dan dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya.

Dua tersangka lulusan sekolah dasar ini, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Mereka nyambi tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi kepada teman kerja atau teman sebayanya.

“Kedua tersangka sudah menjadi target operasi kami. Berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aksi mereka yang mengedarkan pil koplo,” jelasnya. (mas/rud)

 

BANYUANYAR, Radar Bromo – Dua orang target operasi Polres Probolinggo akhirnya diamankan. Mereka diburu kerena meresahkan masyarakat. Menjadi pengedar pil koplo.

Keduanya sama-sama warga Kabupaten Probolinggo. Yakni, Yusa Krisdiantoro, 24, warga Dusun Gluduk, Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron dan Syaiful, 30, warga Dusun Sumber, Desa Sebaung Kecamatan Gending.

Kasi Humas Polres Probolinggo Bripka Muhtar Yuliharto mengatakan, kedua tersangka ditangkap pada Kamis (31/3) malam. Saat itu, mereka berada di pinggir jalan di Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar. Keduanya diamankan ketika mengedarkan sediaan farmasi berupa pil Dextrometophan dan Trihexyphenidyl.

“Saat diamankan kedua tersangka tidak dapat mengelak. Karena dari tangan mereka, kami temukan barang bukti pil jenis Dextrometophan dan Trihexyphenidyl,” katanya.

Dari tersangka Yusa, diamankan 2 boks yang masing-masing berisi 1.000 butir pil Dextrometophan. Ada juga satu unit handphone yang digunakan untuk bertransaksi.

Dari tersangka Syaiful diamankan 7 poket pil. Setiap poket berisi 50 butir pil Trihexypenidyl. Selain itu, ada uang Rp 300 ribu yang diduga hasil penjualan pil. “Kedua tersangka ditahan dan dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya.

Dua tersangka lulusan sekolah dasar ini, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Mereka nyambi tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi kepada teman kerja atau teman sebayanya.

“Kedua tersangka sudah menjadi target operasi kami. Berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aksi mereka yang mengedarkan pil koplo,” jelasnya. (mas/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/