Polisi Bekuk Pemuda Wonorejo Atas Dugaan Pencurian Motor

WONOREJO – Seorang pemuda asal Desa Rebono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Maulana Ishaq, 23, harus berurusan dengan polisi. Jumat (1/3) malam, dia ditangkap polisi setelah disangka mencuri sepeda motor. Kini, tersangka ditahan di Mapolsek Wonorejo, Polres Pasuruan.

Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara mengaku, menerima laporan dari salah seorang warga Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Jumat (1/3), sekitar pukul 14.30 WIB, pelapor mengaku kehilangan sepeda motornya. Motor Honda Revo bernopol AG 6960 FX yang diparkir di halaman rumahnya raib.

“Berdasarkan laporan itu kami lakukan penyelidikan. Kami juga menyebar anggota untuk menyisir desa-desa sekitaran TKP (tempat kejadian perkara) pencurian,” ujarnya.

Selama melakukan penyisiran, polisi melacak pelaku dengan mengidentifikasi motor milik korban. Made mengaku, pihaknya mendapati seorang pria yang dicurigai di Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Dia mengendarai sepeda motor yang ciri-ciri persis dengan sepeda motor milik pelapor.

Namun, pihaknya tidak langsung menangkapnya. Menurut Made, pihaknya masih terus memantau gerak-gerik pria mencurigakan itu. “Karena dia juga sempat mondar-mandir di kawasan Wrati. Kami ikuti hingga kuat dugaan bahwa dia pelakunya,” ujarnya.

Tersangka diamankan sekitar pukul 20.00 WIB. Ia hanya bisa pasrah ketika dikepung polisi. Serta, mengakui sepeda motor yang dikendarai hasil curian. Malam itu tersangka berencana menjualnya agar segera mendapatkan uang.

Di hadapan penyidik, tersangka juga mengaku bukan kali pertama mencuri. “Memang mengakui ada beberapa TKP. Namun, kami masih melakukan pendalaman,” ujar Made.

Menurutnya, tersangka beraksi bersama rekannya yang kini masih buron. Untuk mendapatkan motor korban, tersangka merusak rumah kuncinya menggunakan kunci T. Kini tersangka ditahan di Mapolsek Wonorejo. Dia terancam hukuman lima tahun penjara. “Kami jerat dengan Pasal 363 KUHP,” ujar Made. (tom/rud)