alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Waspada Modus Tertabrak, Minta Ganti Rugi

MAYANGAN, Radar Bromo – Akhir-akhir ini marak modus kejahatan pura-pura tertabrak dan ujung-ujungnya minta uang atau ganti rugi. Bahkan, jika korban lemah, pelaku tak segan merampas barang-barang berharga. Seperti handphone.

Syukur, di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota belum terjadi. Tetapi, warga tetap diminta waspada.

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, saat ini memang marak modus pura-pura tertabrak. Kemudian mengancam dan merampas barang-barang korban.

Namun, kata Zainullah, sejatinya kejahatan ini merupakan modus lama. Kini, marak terjadi di kota-kota besar, seperti Jakarta. Ia memastikan sejauh ini di wilayah hukumnya belum ada laporan terkait dengan modus tertabrak dan minta ganti rugi ini.

Kendati demikian, ia berharap masyarakat tetap waspada. Jika itu terjadi, pihaknya meminta pengendaa bisa mengantisipasi dengan berhenti di pos polisi terdekat. “Jika perlu langsung menuju ke Polresta. Saya pikir jika memang korban benar tertabrak atau terserempet, korban tidak akan takut diajak ke Polresta,” ujarnya.

Ia mengaku juga terus berusaha mengedukasi warga agar tetap waspada. Mengingat banyak modus baru yang dilakukan pelaku kejahatan untuk memperlancar aksinya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Akhir-akhir ini marak modus kejahatan pura-pura tertabrak dan ujung-ujungnya minta uang atau ganti rugi. Bahkan, jika korban lemah, pelaku tak segan merampas barang-barang berharga. Seperti handphone.

Syukur, di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota belum terjadi. Tetapi, warga tetap diminta waspada.

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, saat ini memang marak modus pura-pura tertabrak. Kemudian mengancam dan merampas barang-barang korban.

Namun, kata Zainullah, sejatinya kejahatan ini merupakan modus lama. Kini, marak terjadi di kota-kota besar, seperti Jakarta. Ia memastikan sejauh ini di wilayah hukumnya belum ada laporan terkait dengan modus tertabrak dan minta ganti rugi ini.

Kendati demikian, ia berharap masyarakat tetap waspada. Jika itu terjadi, pihaknya meminta pengendaa bisa mengantisipasi dengan berhenti di pos polisi terdekat. “Jika perlu langsung menuju ke Polresta. Saya pikir jika memang korban benar tertabrak atau terserempet, korban tidak akan takut diajak ke Polresta,” ujarnya.

Ia mengaku juga terus berusaha mengedukasi warga agar tetap waspada. Mengingat banyak modus baru yang dilakukan pelaku kejahatan untuk memperlancar aksinya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/