alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Wednesday, 28 October 2020

Polisi Identifikasi Pelaku di Lumbang, Jumlahnya 4 Orang

LUMBANG – Aksi percobaan pencurian di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, beberapa waktu lalu terus diselidiki kepolisian. Sejumlah barang bukti telah diamankan polisi. Namun, sejauh ini para pelaku masih buron.

Kapolsek Lumbang AKP Suparmin mengatakan, ada sejumlah warga yang telah dimintai keterangan. Di antaranya pemilik rumah yang menjadi sasaran pencuri, Didik, 35. Serta, sejumlah warga yang malam itu turut mengejar pelaku.

Suparmin mengatakan, upaya penyelidikan dilakukan secara maraton. Meski aksi pelaku berhasil digagalkan, namun kejadian itu berbuntut. “Sebab pelaku sudah melukai warga dengan lemparan bondet. Pelaku memang tidak sendirian. Melainkan berkomplot. Jumlahnya sekitar 4 orang,” ujarnya.

Polisi akan segera menyelidiki identitas para pelaku. Sejauh ini, Suparmin menyebut pihaknya masih mengidentifikasi ciri-ciri mereka. Pihaknya juga akan mendalami keterangan para saksi untuk memastikan ciri-ciri pelaku secara lebih jelas.

Selain itu, polisi sebelumnya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat milik komplotan pelaku. Yakni, kunci T, delapan bondet, tiga buah kunci motor. Sejumlah barang bukti itu makin menguatkan dugaan polisi, bahwa komplotan pelaku merupakan spesialis pelaku kejahatan.

Di dalam tas berisi barang bukti itu, Suparmin mengaku juga menemukan selembar bon pembelian kayu. Nah, apakah bon pembelian kayu itu berkaitan dengan salah satu pelaku? Suparmin belum banyak berkomentar.

“Makanya nanti akan kami telusuri lebih jauh. Apakah ada kaitannya,” ujarnya. Jika memang berkaitan dengan pelaku, tentu akan dijadikan petunjuk dalam menyelidiki keberadaan pelaku.

Diketahui, Jumat (30/11) dini hari, aksi percobaan pencurian terjadi di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, berhasil digagalkan warga. Upaya menggagalkan pencurian itu membuat salah satu warga terluka karena lemparan bondet pelaku. (tom/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Cara Puskesmas Tongas Maksimalkan Layanan Selama Pandemi Covid-19

Melalui inovasi Halo Dokter dan Praja SMS, masyarakat bisa dilayani dengan aman.

Pasutri asal Trajeng Terserempet Truk saat Menyalip, Sang Istri Tewas

Diduga penyebab laka karena pengendara motor tidak memiliki ruang gerak yang cukup saat hendak menyalip dump truck.

Mulai Bersihkan Sungai Kawasan Hutan untuk Antisipasi Bencana

Mitigasi bencana banjir dan longsor menjelang musim hujan gencar dilakukan sejumlah pihak. Termasuk Cluster Tretes Perhutani.

Petakan Pohon Rimbun – Lapuk di Jalan Kab Probolinggo

Hujan mulai turun di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo. Dinas PUPR bergegas melakukan pemetaan ruas jalan kabupaten yang memiliki pohon rimbun dan lapuk.

Tegaskan Proyek PRIM Harus Selesai Awal November

Bahkan, dipastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan.