Buru Pemilik Celurit yang Tewaskan Warga Kareng Lor

WONOASIH, Radar Bromo – Kasus pembunuhan terhadap Muhammad Dani, 21, warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, terus didalami. Setelah menangkap Rivan Effendi, 19, selaku ekskutor, kini polisi memburu lelaki berinisial Sl.

Warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, itu diburu karena terlibat dalam kasus ini. Dia disebut-sebut sebagai pemilik senjata tajam (sajam) jenis celurit. Informasinya, kini Sl kabur ke luar daerah.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan Sl masih dicari dan nantinya akan diperiksa sebagai saksi. Pihaknya juga belum memastikan, Sl akan dijadikan tersangka atau tidak. “Kami masih selidiki dulu. Memang, dia bisa terjerat kasus sajamnya. Namun, kami belum bisa memberikan keputusan sebelum dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, kini Sl kabur ke luar kota karena ketakutan. Dia kabur pada hari yang sama usai kejadian. “Detail kelanjutannya kami tunggu dia (Sl) diperiksa,” ujar Nanang.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (16/10), Muhammad Dani ditemukan tewas bersimbah darah di RT 6/RW 1, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah sepeda motor milik korban Yamaha Vixion, sandal, dan sebilah celurit.

Kurang dari 24 jam, anggota Satreskrim Polresta berhasil menangkap Rivan Effendi, 19, warga Kelurahan/Kecamatan Wonoasih. Senin (21/10), Rivan ditetapkan sebagai tersangka dan disebut sebagai ekskutor. (rpd/rud)