alexametrics
29C
Probolinggo
Tuesday, 26 January 2021

Warga Sukoharjo Dibegal saat Berangkat Kerja di Wonoasih

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah hukum Kota Probolinggo. Selasa pagi (1/9) Yuliati Ningsih, 35, menjadi korbannya. Wanita asal RT 12/RW 3, Dusun Sekolahan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, dibegal saat hendak berangkat kerja.

Aksi begal tersebut terjadi di Jalan Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Perempuan yang bekerja di salah satu pabrik tekstil harus kehilangan motor Honda Vario warna putih bernopol N 6925 PL miliknya.

Saifullah, 54, Kepala Dusun Sekolahan di Desa Sumbersuko menerangkan, mulanya Yuliati hendak berangkat ke tempat kerjanya sekitar pukul 05.00. Seperti biasanya, korban berangkat diantar suaminya. Tapi Yuliati dan suaminya menggunakan sepeda motor masing-masing.

Setibanya di perbatasan kota atau masuk Kelurahan Kedungasem, ada teman kerjanya yang menggunakan sepeda motor juga. “Melihat sudah ada temannya, maka suaminya yang membuntutinya dari belakang, langsung putar arah dan kembali pulang. Sementara istrinya bersama dengan rekan kerjanya dengan menggunakan motor masing-masing, berangkat ke tempat kerja,” kata Saifulloh yang lebih akrab dipanggil Pak Amon.

Hingga kemudian saat Yuliati melintas di dekat Sungai Kedungasem, dia dipepet oleh dua orang dengan menggunakan satu sepeda motor. Dua pelaku itu lalu mengacungkan celurit ke arah Yuliati.

Kontan saja Yuliati pun berhenti. Kemudian pelaku mendorong Yuliati hingga jatuh ke sungai Kedungasem. Nah, saat Yuliati jatuh ke sungai itulah, para pelaku berhasil membawa kabur motornya.

“Jadi Yuliati ini dilempar (didorong) hingga jatuh ke sungai Kedungasem. Untungnya Yuliati tidak apa-apa, dan Yuliati diantar pulang oleh temannya,” tambah Amon saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (1/9) siang.

Saat Yuliati diantar pulang oleh temanya, suaminya kaget. Mengingat belum ada dua puluh menit dia mengantarkan istrinya. “Suaminya tidak tahu apa-apa. Soalnya kan pada saat terjadi pembegalan itu suaminya sudah pulang,” kata Amon.

Amon menegaskan bahwa korban mulanya hendak melapor ke polisi kemarin. Namun lantaran masih menunggu koordinasi dengan keluarga, maka korban berencana akan melaporkan kejadian tersebut hari ini (2/9).

“Rencananya siang tadi (Selasa, Red) mau ke Polresta (Polres Probolinggo Kota) bersama saya. Namun rupanya masih menunggu koordinasi dengan keluarga, jadi besok mau laporannya,” kata Amon.

Sementara itu, Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini menerangkan bahwa hingga pukul 18.25, pihaknya belum menerima laporan terkait dengan aksi pembegalan tersebut Yuliati. “Sampai sekarang (tadi malam, Red) belum ada laporan Mas. Kami dalami dulu sembari menunggu korban laporan,” kata Kompol Kuzaini. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU