alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Polisi Buru Kawan Pencuri yang Keok Duel dengan Kakek-kakek

BANYUANYAR, Radar Bromo – Polisi meyakini, Arifin tak beraksi seorang diri saat mencuri motor di Banyuanyar. Kini kepolisian mengaku sudah mengantongi identitas kawan Arifin dan tengah memburunya.

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso mengatakan, pihaknya telah mengamankan Arifin beserta barang bukti sepada motor yang sempat hendak dicuri. “Sekarang sudah kami amankan. Untuk pencurian motor, modus pelaku merusaknya dengan kunci T. Saat itu sepeda motor korban diparkir di pekarangan rumah yang tertutup,” ujarnya.

Walau Arifin sudah dibekuk, Kasatreskrim menyebutkan, polisi masih mengejar teman pelaku yang juga ikut terlibat dalam aksi tersbut. Adanya pelaku lain pada kejadian curas tersebut diketahui setelah polisi melakukan pengembangan. Identitas teman Arifin juga telah dikantongi.

“Pelaku mengakui bawah tidak seorang diri pada saat melancarkan aksinya, pelakunya ada dua orag,” ujar Kasatreskrim.

Cerita Kakek asal Banyuanyar yang Lumpuhkan Pencuri Bercelurit

Kedua pelaku yang melancarkan aksinya, memiliki peran yang berbeda. Arifin sebagai eksekutor, mengambil motor. Sedangkan temannya yang berhasil kabur menunggu Arifin diatas motor. “Mereka datang berboncengaan. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap teman pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, Usman Musyarofah, pemilik motor Honda Scoopy bernopol L 4391 AJ, yang dicuri pelaku mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya pelaku lain. Yang jelas pada saat itu, pelaku hanya sendirian datang untuk mencuri motornya.

“Yang saya tahu hanya satu pelakunya. Jika ada yang lain berati itu hasil dari pengembangan kasus dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian motor di Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo pada Selasa dinihari (1/6) berhasil digagalkan. Yang menggagalkan adalah seorang kakek-kakek.

Sang kakek melakukan perlawanan saat sang pelaku bernama Arifin, 36 asal Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar mengacungkan celurit. Dari perlawanan itu, celurit yang dibawa pelaku pun terjatuh. (mu/fun)

BANYUANYAR, Radar Bromo – Polisi meyakini, Arifin tak beraksi seorang diri saat mencuri motor di Banyuanyar. Kini kepolisian mengaku sudah mengantongi identitas kawan Arifin dan tengah memburunya.

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso mengatakan, pihaknya telah mengamankan Arifin beserta barang bukti sepada motor yang sempat hendak dicuri. “Sekarang sudah kami amankan. Untuk pencurian motor, modus pelaku merusaknya dengan kunci T. Saat itu sepeda motor korban diparkir di pekarangan rumah yang tertutup,” ujarnya.

Walau Arifin sudah dibekuk, Kasatreskrim menyebutkan, polisi masih mengejar teman pelaku yang juga ikut terlibat dalam aksi tersbut. Adanya pelaku lain pada kejadian curas tersebut diketahui setelah polisi melakukan pengembangan. Identitas teman Arifin juga telah dikantongi.

“Pelaku mengakui bawah tidak seorang diri pada saat melancarkan aksinya, pelakunya ada dua orag,” ujar Kasatreskrim.

Cerita Kakek asal Banyuanyar yang Lumpuhkan Pencuri Bercelurit

Kedua pelaku yang melancarkan aksinya, memiliki peran yang berbeda. Arifin sebagai eksekutor, mengambil motor. Sedangkan temannya yang berhasil kabur menunggu Arifin diatas motor. “Mereka datang berboncengaan. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap teman pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, Usman Musyarofah, pemilik motor Honda Scoopy bernopol L 4391 AJ, yang dicuri pelaku mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya pelaku lain. Yang jelas pada saat itu, pelaku hanya sendirian datang untuk mencuri motornya.

“Yang saya tahu hanya satu pelakunya. Jika ada yang lain berati itu hasil dari pengembangan kasus dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian motor di Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo pada Selasa dinihari (1/6) berhasil digagalkan. Yang menggagalkan adalah seorang kakek-kakek.

Sang kakek melakukan perlawanan saat sang pelaku bernama Arifin, 36 asal Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar mengacungkan celurit. Dari perlawanan itu, celurit yang dibawa pelaku pun terjatuh. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/