Tiga Jam, Gelar 8 Sidang Online di PN Pasuruan

PURWOREJO, Radar Bromo – Sidang pidana secara online di Kota Pasuruan mulai dilaksanakan, Rabu (1/4). Sebanyak delapan warga binaan mengikuti persidangan dari Lapas Pasuruan. Mereka dihubungkan secara telekonferensi dengah hakim dan jaksa penuntut umum (JPU).

Persidangan perdana itu dilakukan selama tiga jam di tiga lokasi terpisah. Digelar sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.00. Tiga lokasi itu yakni Lapas Pasuruan (diikuti terdakwa dan PH), Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan (diikuti JPU dan saksi), dan Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan (majelis hakim).

Secara keseluruhan, mekanisme persidangan tetap pada umumnya. Warga binaan yang menjadi terdakwa dalam persidangan itu dikumpulkan dalam satu ruangan di ruang Saharjo milik lapas setempat.

Sementara JPU berada di Kejari dan majelis hakim yang memimpin sidang berada di PN Pasuruan. Selama persidangan berlangsung, sidang berjalan dengan baik dan lancar.

Kalapas IIB Pasuruan Wahyu Indarto mengungkapkan, sebelum sidang dimulai, pihaknya sudah menyampaikan hal itu pada warga binaan. Sehingga, warga binaan dapat mengikuti kegiatan persidangan dengan baik dan tidak bingung. Selain itu, masalah nonteknis juga sudah dipersiapkan.

“Ini mencakup jaringan internet, listrik, dan suara. Jadi, saat persidangan dimulai, tidak ada masalah. Kami sudah antisipasi sejak dini jika listrik mati atau ada kendala pada jaringan internet,” ungkapnya.

Humas PN Pasuruan Rahmat Dahlan menyebut, tidak ada yang berbeda dalam persidangan secara online ini. Semua hak dari terdakwa dipenuhi. Mereka juga didampingi oleh penasihat hukum selama persidangan berlangsung. Termasuk jika ada sanggahan dari terdakwa pun diperbolehkan.

“Yang berbeda itu sidang kali ini menggunakan tiga tempat. Termasuk saksi yang dihadirkan di kejari. Ini sesuai maklumat dari Mahkamah Agung (MA) agar ada jarak aman selama kondisi akibat korona belum membaik,” sebut Rahmat. (riz/mie)