alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Ajak Anak, Emak-Emak di Pasuruan Curi Mainan Dimasukkan ke Daster

PASURUAN, Radar Bromo – Perempuan ini tergolong nekat. Dengan mengajak anaknya yang masih berusia belasan tahun, seorang emak-emak beraksi mengutil barang di toko mainan milik warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Identitasnya belum dikenali.

Informasinya, pencurian itu dilakukan pada Jumat (28/1). Aksi itu tidak dilakukan sendiri. Pelaku mengajak anaknya. Dalam rekaman kamera CCTV berdurasi 59 detik itu, terlihat seorang perempuan mengenakan sweater dan daster hitam.

Mulai detik pertama, pelaku yang mengenakan masker cokelat itu memasukkan mainan ke dalam wadah yang disiapkannya. Setelah wadah itu penuh, dia membuka dasternya. Lalu, menaruh wadah dan barang curian tadi di selangkangan.

Anak yang diajaknya berada di depan kasir. Dia mengobrol dengan kasir. Setelah itu, menghampiri ibunya dan kembali melihat-lihat mainan. Di pojok toko, ibu itu mengeluarkan lagi wadah dari selangkangan dan memasukkan sesuatu. Setelah selesai, wadah dimasukan kembali.

Desi Herawati, pemilik toko, mengaku tidak curiga sama sekali. Waktu itu dirinya melayani pembungkusan kado. Oleh pelaku, dia ditanya-tanya soal harga.

”Awalnya saya antar ibunya. Kemudian saya membungkus kado yang diminta. Dia tetap ngajak ngobrol saya,” kata perempuan 29 tahun tersebut.

Sampai pembayaran selesai, Desi tidak sadar ada barang yang dicuri pelaku tanpa dibayar. “Iya tidak tahu saya. Sampai orangnya pergi saya juga tidak curiga,” ungkapnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Perempuan ini tergolong nekat. Dengan mengajak anaknya yang masih berusia belasan tahun, seorang emak-emak beraksi mengutil barang di toko mainan milik warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Identitasnya belum dikenali.

Informasinya, pencurian itu dilakukan pada Jumat (28/1). Aksi itu tidak dilakukan sendiri. Pelaku mengajak anaknya. Dalam rekaman kamera CCTV berdurasi 59 detik itu, terlihat seorang perempuan mengenakan sweater dan daster hitam.

Mulai detik pertama, pelaku yang mengenakan masker cokelat itu memasukkan mainan ke dalam wadah yang disiapkannya. Setelah wadah itu penuh, dia membuka dasternya. Lalu, menaruh wadah dan barang curian tadi di selangkangan.

Anak yang diajaknya berada di depan kasir. Dia mengobrol dengan kasir. Setelah itu, menghampiri ibunya dan kembali melihat-lihat mainan. Di pojok toko, ibu itu mengeluarkan lagi wadah dari selangkangan dan memasukkan sesuatu. Setelah selesai, wadah dimasukan kembali.

Desi Herawati, pemilik toko, mengaku tidak curiga sama sekali. Waktu itu dirinya melayani pembungkusan kado. Oleh pelaku, dia ditanya-tanya soal harga.

”Awalnya saya antar ibunya. Kemudian saya membungkus kado yang diminta. Dia tetap ngajak ngobrol saya,” kata perempuan 29 tahun tersebut.

Sampai pembayaran selesai, Desi tidak sadar ada barang yang dicuri pelaku tanpa dibayar. “Iya tidak tahu saya. Sampai orangnya pergi saya juga tidak curiga,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/