alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Keluar Rumah Naik Motor, Warga Laweyan Ditemukan Tewas di Mentor

SUMBERASIH, Radar Bromo–Warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo geger. Itu setelah warga menemukan mayat di sungai Pelampekan desa setempat, Senin pagi (1/11).

Mayat itu diidentifikasi sebagai Slamet, 45, warga Dusun Karang Tengah, Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih. Saat ditemukan jenazahnya sudah rusak.

Jenazah Slamet ditemukan warga setempat sekitar pukul 08.00. Saat itu ada warga yang hendak ke sungai. Setelah beberapa menit berada di sungai, tercium bau tidak sedap. Lantas mencoba memberanikan diri untuk melihat. Saat itulah, diketahui ada mayat tengah mengapung dalam keadaan terlentang.

Mengetahui hal tersebut lantas warga mengabari perangkat desa setempat. Perangkat Desa Mentor pun melakukan pengecekan. Selanjutnya, laporan dilanjut ke polsek setempat dan perangkat desa Laweyan asal korban.

“Kami mendapatkan informasi jika ada warga Desa Laweyan yang ditemukan meninggal dunia disungai. Kami langsung mendatangi lokasi,” ujar Perangkat Desa Laweyan, Samad.

Saat ditemukan, kondisi mayat memakai pakaian lengkap. Tidak hanya itu. Tas slempang beserta isinya diantaranya uang dan identitas KTP serta SIM masih utuh, tidak ada yang hilang.

“Pakaian yang melekat dan barang bawaannya masih lengkap. Karena itulah kami segera mengabari keluarga.

Perangkat Desa Laweyan lainnya Muhammad Hasip menjelaskan, berdasarkan informasi dari keluarga, Slamet Sabtu sore (30/10) pamitan keluar rumah kepada istrinya.

Ia saat itu naik motor Suzuki Satria FU. Istri yang semula tidak curiga kemudian mulai gelisah. Sebab, hingga Minggu siang  (31/10) Slamet tidak pulang.

Sang istri lantas bertanya kepada teman dan saudaranya. Hingga akhirnya mendapatkan informasi jika mayat suaminya ditemukan di sungai. “Motor Satria yang dibawa masih belum ketemu,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Teddy Triandani mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi. “Anggota masih melakukan penyelidikan, masih belum tahu penyebab kematian korban. Informasi awal tidak ada kekerasan pada tubuh korban,” ucapnya. (ar/mie)

SUMBERASIH, Radar Bromo–Warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo geger. Itu setelah warga menemukan mayat di sungai Pelampekan desa setempat, Senin pagi (1/11).

Mayat itu diidentifikasi sebagai Slamet, 45, warga Dusun Karang Tengah, Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih. Saat ditemukan jenazahnya sudah rusak.

Jenazah Slamet ditemukan warga setempat sekitar pukul 08.00. Saat itu ada warga yang hendak ke sungai. Setelah beberapa menit berada di sungai, tercium bau tidak sedap. Lantas mencoba memberanikan diri untuk melihat. Saat itulah, diketahui ada mayat tengah mengapung dalam keadaan terlentang.

Mengetahui hal tersebut lantas warga mengabari perangkat desa setempat. Perangkat Desa Mentor pun melakukan pengecekan. Selanjutnya, laporan dilanjut ke polsek setempat dan perangkat desa Laweyan asal korban.

“Kami mendapatkan informasi jika ada warga Desa Laweyan yang ditemukan meninggal dunia disungai. Kami langsung mendatangi lokasi,” ujar Perangkat Desa Laweyan, Samad.

Saat ditemukan, kondisi mayat memakai pakaian lengkap. Tidak hanya itu. Tas slempang beserta isinya diantaranya uang dan identitas KTP serta SIM masih utuh, tidak ada yang hilang.

“Pakaian yang melekat dan barang bawaannya masih lengkap. Karena itulah kami segera mengabari keluarga.

Perangkat Desa Laweyan lainnya Muhammad Hasip menjelaskan, berdasarkan informasi dari keluarga, Slamet Sabtu sore (30/10) pamitan keluar rumah kepada istrinya.

Ia saat itu naik motor Suzuki Satria FU. Istri yang semula tidak curiga kemudian mulai gelisah. Sebab, hingga Minggu siang  (31/10) Slamet tidak pulang.

Sang istri lantas bertanya kepada teman dan saudaranya. Hingga akhirnya mendapatkan informasi jika mayat suaminya ditemukan di sungai. “Motor Satria yang dibawa masih belum ketemu,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Teddy Triandani mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi. “Anggota masih melakukan penyelidikan, masih belum tahu penyebab kematian korban. Informasi awal tidak ada kekerasan pada tubuh korban,” ucapnya. (ar/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/