alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Curi Udang Majikan, Lima Sekawan Ini Dibekuk Polisi

REJOSO, Radar Bromo – Kelakuan lima sekawan ini tidak patut dicontoh. Karena ingin berfoya-foya, mereka gelap mata mencuri dan menjual udang vaname milik majikan tempat mereka bekerja. Karennaya, kini mereka harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi Mapolsek Rejoso.

Lima sekawan itu adalah Ruli Saputra, 35, warga Denpasar, Bali; dan Malik Abdul Aziz, 22, warga Desa Karangjati Anyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Serta, tiga warga Desa Kedemungan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Yakni, Febri Pamungkas Putra, 22; Gilang Wahyu Guntoro, 20; serta Muhammad Misbahul Khoir, 23.

Aksi mereka diketahui bermula ketika Slamet Haryanto, 50, bersama pegawainya memanen udang vaname di tambaknya di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (28/9) lalu. Saat itu, ia mendapati banyak udangnya yang mati dan jumlahnya berkurang dari seharusnya.

Mendapati itu, warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu curiga. Ia menduga udangnya berkurang karena ada yang mencuri. Satu per satu, pegawainya ditanyakan tentang banyaknya udang yang hilang.

Saat itulah, kelima sekawan ini mengaku telah mencurinya tiga kali. Masing-masing pada 9, 16, dan 25 September. Aksi ini dikakukan dini hari, sekitar pukul 01.00. “(Udang) hasil curian itu mereka jual di Pasar Bangil. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta,” ujar Kapolsek Rejoso AKP Bambang Sugeng.

Bambang mengaku, dalam kasus ini pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah Jolo Sampling beserta tampar, uang Rp 590.000, dua buah kaus hitam, sebuah celana pendek putih, serta sepasang sandal. “Kepada penyidik, kelima pelaku mengaku mencuri untuk foya-foya. Mereka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara,” ujar Bambang. (riz/rud/fun)

REJOSO, Radar Bromo – Kelakuan lima sekawan ini tidak patut dicontoh. Karena ingin berfoya-foya, mereka gelap mata mencuri dan menjual udang vaname milik majikan tempat mereka bekerja. Karennaya, kini mereka harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi Mapolsek Rejoso.

Lima sekawan itu adalah Ruli Saputra, 35, warga Denpasar, Bali; dan Malik Abdul Aziz, 22, warga Desa Karangjati Anyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Serta, tiga warga Desa Kedemungan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Yakni, Febri Pamungkas Putra, 22; Gilang Wahyu Guntoro, 20; serta Muhammad Misbahul Khoir, 23.

Aksi mereka diketahui bermula ketika Slamet Haryanto, 50, bersama pegawainya memanen udang vaname di tambaknya di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (28/9) lalu. Saat itu, ia mendapati banyak udangnya yang mati dan jumlahnya berkurang dari seharusnya.

Mendapati itu, warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu curiga. Ia menduga udangnya berkurang karena ada yang mencuri. Satu per satu, pegawainya ditanyakan tentang banyaknya udang yang hilang.

Saat itulah, kelima sekawan ini mengaku telah mencurinya tiga kali. Masing-masing pada 9, 16, dan 25 September. Aksi ini dikakukan dini hari, sekitar pukul 01.00. “(Udang) hasil curian itu mereka jual di Pasar Bangil. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta,” ujar Kapolsek Rejoso AKP Bambang Sugeng.

Bambang mengaku, dalam kasus ini pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah Jolo Sampling beserta tampar, uang Rp 590.000, dua buah kaus hitam, sebuah celana pendek putih, serta sepasang sandal. “Kepada penyidik, kelima pelaku mengaku mencuri untuk foya-foya. Mereka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara,” ujar Bambang. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/