Dalami Warga Kademangan Bawa Sajam, Jawab Pertanyaan Tak Nyambung

NGULING, Radar Bromo – Polsek Nguling masih terus menyelidiki tertangkapnya Abdulloh, 35, karena membawa senjata tajam (sajam). Saat dimintai keterangan, keterangan Abdulloh ngalor-ngidul karena ia dalam pengaruh alkohol.

Kanitreskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro mengungkapkan, sampai Senin (30/9) polisi masih menahan pria asal Kademangan, Kota Probolinggo, itu di Mapolsek Nguling.

Dari penyelidikan sementara, pelaku diketahui merupakan seorang residivis. Selain itu, ia juga diduga merupakan buronan dari Polres Probolinggo dan Polres Kota Probolinggo.

Namun, pihaknya masih menunggu keterangan yang sebenarnya dari pelaku. Sejauh ini, Abdulloh mengaku dia merupakan residivis sebanyak delapan kali di wilayah hukum Polres Probolinggo dan Polres Kota Probolinggo.

Delapan aksi ini merupakan perkara pencurian, bawa senjata tajam (sajam), dan penganiayaan. “Memang pelaku sudah mengaku jika ia merupakan residivis, tapi dari hari Minggu, saat kami periksa pernyataannya tidak karuan, sepertinya ia sedang dalam kondisi mabuk. Kami menunggu ia sadar dahulu,” sebut Adjie.

Diketahui, Abdulloh, 35, harus berurusan dengan pihak kepolisian minggu dini hari (29/9). Itu, setelah pria asal Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ini tertangkap basah membawa senjata tajam (sajam) di tubuhnya. Kini ia telah ditahan di Mapolsek Nguling. (riz/mie)