Nyambi Jadi Kurir Sabu, Buruh Tani asal Prigen Diciduk

BANGIL – Pendapatan dari hasil pertanian yang tak cukup, membuat Sutikno, 37, berusaha mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan. Sayang, bisnis yang dijalankannya bertentangan dengan hukum. Sehingga, membuatnya berurusan dengan polisi.

Warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, itu harus berurusan dengan polisi karena menjadi kurir sabu-sabu. Kamis (27/9) malam, dia dibekuk di tepi jalan kampungnya saat menunggu pemesan sabu. “Kami menangkap tersangka sekitar pukul 19.00,” ujar Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono.

Nanang mengatakan, penangkapan itu bermula dari penelusuran polisi. Selama ini tersangka disebut-sebut sering membawa sabu-sabu. Sehingga, polisi menelusuri informasi itu hingga berhasil menangkapnya.

Saat ditangkap, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Selain sabu-sabu seberat 0,42 gram, petugas juga mengamankan uang Rp 50 ribu dan sebuah handphone.

Bersama barang buktinya, tersangka digiring ke Mapolres Pasuruan. Oleh penyidik, Sutikno disangka melanggar pasal 114 juncto pasal 112 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (one/rud)