Ecer Judi Online Demi Persenan, Warga Randupitu di Gempol Diringkus Polisi

BANGIL – Bisnis judi online yang dilakoni Agus Gunawan, 42, harus diakhirinya. Itu setelah, geliat bisnis haram yang sudah berjalan beberapa bulan terakhir, akhirnya terbongkar pihak kepolisian.

Wawan-sapaan Agus Gunawan kini harus tinggal di tahanan. Tidak ada lagi kebebasan yang didapatinya, seperti sebelumnya ia rasakan. Yang ada hanya pengapnya dinding jeruji penjara, menemani setiap harinya.

Warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol ini diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Sabtu lalu (28/7). Ia ditangkap di depan sebuah warung yang ada di Dusun Wangi, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.

Penangkapan tersebut dilakukan, saat tersangka tengah bergerilya mencari penombok. “Kami sebelumnya memang sudah mendapat informasi kalau tersangka sering mengecer togel. Untuk memastikannya, kami melakukan penyelidikan. Selanjutnya, penangkapan dilakukan setelah tersangka menerima tombokan,” terang Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso.

Busan-begitu sapaannya menguraikan, selain mengecer secara langsung tersangka juga menerima tombokan melalui SMS. Selanjutnya, tombokan tersebut diteruskannya ke situs judi online yang diikutinya.

Dari bisnis itu, ia bisa memperoleh keuntungan 29 persen dari bandar online. Keuntungan besar itulah, yang membuatnya tergiur untuk menekuninya.

“Tersangka sudah dua bulan melakoni bisnis tersebut. Ia tertarik karena untungnya yang lumayan. Kami menangkapnya sekitar pukul 14.00,” urai Busan.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Selain uang tunai Rp 320 ribu, petugas juga menemukan uang Rp 120.755 yang ada di akun tersangka. Petugas juga mengamankan ATM serta alat tulis yang digunakan untuk menjalankan transaksi.

Bersama barang bukti yang ditemukan, tersangka digiring ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan. Gara-gara perbuatannya itu, ia dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. Ancamannya 10 tahun penjara. (one/fun)