alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Curi Ponsel Pemilik Kios Pasar Warungdowo, Warga Mayangan Probolinggo Dibekuk

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

POHJENTREK, Radar Bromo – Pelarian Safi’i usai mencuri ponsel di Warungdowo, ternyata sia-sia. Belum genap sebulan menggunakan ponsel curian, warga Mayangan, Probolinggo itu harus meringkuk di balik terali besi.

Petugas kepolisian meringkus Safi’i di rumahnya, Kamis (27/2). Saat ditangkap, pria berusia 44 tahun itu sama sekali tak bisa mengelak. Sebab polisi telah mengantongi bukti-bukti. Jika ponsel milik Jumrotul Nafisah ada ditangannya.

“Tersangka melakukan pencurian di toko pakaian di area Pasar Warungdowo. Awal Februari lalu,” tutur Kapolsek Pohjentrek AKP Nanang Sugiono.

Sebelum beraksi, Safi’i memang telah mengincar sejumlah kios. Ia berada di area pasar tersebut sejak pagi hari. Kebetulan, kios pakaian milik Nafisah sedang ramai. Pemiliknya sibuk melayani pembeli.

Seketika Safi’i menyusun siasat. Ia perhatikan situasi ketika Nafisah lengah. Tepat saat melihat perempuan berusia 38 tahun itu meletakkan ponsel di lantai, Safi’i bergerak. “Pelaku yang sebelumnya duduk-duduk di luar toko langsung menyelinap masuk ke dalam toko tanpa diketahui oleh korban,” tambah Nanang.

Dengan begitu cepat Safi’i dapat ponsel buatan Tiongkok tersebut lalu kabur. Tak berapa lama Nafisah menyadari ponselnya yang telah raib. Setelah yakin ponselnya dicuri orang, ia lantas melaporkan kejadian itu ke polisi. “Dari hasil penyelidikan, diduga kuat ponsel itu dicuri pelaku. Sehingga kami lakukan upaya penggeledahan di rumah tersangka hingga ditemukan ponsel itu,” jelas Nanang.

Kini, Safi’i sudah ditahan di sel Mapolsek Pohjentrek. Ia dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Atas perbuatannya, Safi’i terancam hukuman selama lima tahun penjara. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

POHJENTREK, Radar Bromo – Pelarian Safi’i usai mencuri ponsel di Warungdowo, ternyata sia-sia. Belum genap sebulan menggunakan ponsel curian, warga Mayangan, Probolinggo itu harus meringkuk di balik terali besi.

Petugas kepolisian meringkus Safi’i di rumahnya, Kamis (27/2). Saat ditangkap, pria berusia 44 tahun itu sama sekali tak bisa mengelak. Sebab polisi telah mengantongi bukti-bukti. Jika ponsel milik Jumrotul Nafisah ada ditangannya.

“Tersangka melakukan pencurian di toko pakaian di area Pasar Warungdowo. Awal Februari lalu,” tutur Kapolsek Pohjentrek AKP Nanang Sugiono.

Mobile_AP_Half Page

Sebelum beraksi, Safi’i memang telah mengincar sejumlah kios. Ia berada di area pasar tersebut sejak pagi hari. Kebetulan, kios pakaian milik Nafisah sedang ramai. Pemiliknya sibuk melayani pembeli.

Seketika Safi’i menyusun siasat. Ia perhatikan situasi ketika Nafisah lengah. Tepat saat melihat perempuan berusia 38 tahun itu meletakkan ponsel di lantai, Safi’i bergerak. “Pelaku yang sebelumnya duduk-duduk di luar toko langsung menyelinap masuk ke dalam toko tanpa diketahui oleh korban,” tambah Nanang.

Dengan begitu cepat Safi’i dapat ponsel buatan Tiongkok tersebut lalu kabur. Tak berapa lama Nafisah menyadari ponselnya yang telah raib. Setelah yakin ponselnya dicuri orang, ia lantas melaporkan kejadian itu ke polisi. “Dari hasil penyelidikan, diduga kuat ponsel itu dicuri pelaku. Sehingga kami lakukan upaya penggeledahan di rumah tersangka hingga ditemukan ponsel itu,” jelas Nanang.

Kini, Safi’i sudah ditahan di sel Mapolsek Pohjentrek. Ia dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Atas perbuatannya, Safi’i terancam hukuman selama lima tahun penjara. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2