Penemu Bayi di Betek Taman Dikenakan Wajib Lapor oleh Polisi

PAJARAKAN – Ruaida (sebelumnya tertulis Ruwanida), 39, warga Desa Betek Teman, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, untuk sementara diwajibkan untuk wajib lapor ke polisi. Wanita yang sempat diduga sebagai ibu dari bayi yang ditemukan beberapa waktu lalu itu dikenakan wajib lapor, usai kepolisian melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan itu, polisi sempat menduga Ruaida-lah yang menjadi ibu dari bayi jenis kelamin perempuan tersebut. Namun Ruaida mengaku, menjadi orang yang menemukan bayi di kawasan hutan di desa setempat.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus itu. Karena kasus itu masih dalam penyelidikan, Ruaida hanya dikenakan wajib lapor saja.

“Masih penyelidikan. Untuk yang bersangkutan (diduga ibu bayi) dikenakan wajib lapor,” ujarnya singkat. Perihal status Ruaida saat ini, Riyanto tidak bisa memberikan keterangan lebih rinci lagi.

Sebelumnya, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari Ruaida. Hasilnya, Ruaida mengatakan tidak berniat membuang bayi tersebut. Wanita itu, justru membawa bayinya dari rumah langsung ke puskemas usai melahirkan.

“Jadi Ruaida itu tidak membuang bayinya di tengah hutan. Dia langsung membawa bayinya setelah dilahirkan dari rumahnya ke puskesmas. Karena merasa malu dan ingin menutupi aibnya itu, bilang menemukan bayi. Padahal tidak,” ungkapnya.

Setelah itu, Ruaida ditemui kepolisian dan perangkat desa di Puskesmas. Ruaida langsung mengaku bahwa bayi tersebut adalah bayi dirinya sendiri. Bukan hasil temuan, atau niatan membuangnya. “Seperti itu kronologinya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan perihal kronologi sehingga Ruaida hamil. Menurutnya, anak itu bukanlah hasil dari hubungan gelap. Tetapi, anak itu adalah anak sah hasil perkawinan siri Ruaida. “Itu anak sah. Bukan hubungan gelap. Wanita itu sudah nikah siri,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (18/2) lalu, warga Desa Betek Taman, Kecamatan Gading, digegerkan oleh seorang perempuan yang mengaku menemukan bayi di hutan. Kabar tersebut membuat warga berduyun-duyun untuk melihat. Setelah dilakukan penyelidikan, ibu dari bayi tersebut diduga kuat adalah sang penemu sendiri yakni Ruaida. (sid/fun)